Senin, 1 Juni 2026

Ramadhan 2023

Apakah Puasa Ramadhan Harus 30 Hari? Begini Perhitungannya

Pada umumnya, Ramadhan berlangsung selama 29 hari, dan digenapkan menjadi 30 hari bila hilal belum terlihat hingga petang hari ke-29 Ramadhan.

Tayang:
Penulis: Widodo | Editor: Teddy Malaka
Freefik.com
Ilustrasi Ramadhan 1444 H. Apakah puasa Ramadhan harus 30 hari? 

Dalam banyak periwayatan hadist tentang jumlah hari dalam satu bulan, Nabi Muhammad saw menyebutkan bahwa hitungan bulan adalah tiga kali 10 jari tangan untuk bulan yang disebut.

Lalu, untuk penyebutan bulan tertentu Rasulullah menekuk ibu jarinya di kali ketiga memperlihatkan jari-jemari tangannya.

Perkecualian soal jumlah hari Ramadhan hanya diberikan pada kasus tersebab perjalanan jauh yang mengakibatkan perbedaan zona waktu berdasarkan posisi dan penampakan hilal.

Misal, seseorang berasal atau memulai Ramadhan di wilayah barat dan melakukan perjalanan ke arah timur menjelang akhir Ramadhan.

Di tempat asal atau awal dia memulai puasa, hitungannya sudah hari terakhir tetapi di tempat tujuan masih terhitung satu hari lagi Ramadhan.

Atau sebaliknya orang dari lokasi di wilayah timur berpergian jauh ke arah barat, dalam perhitungan kalender hijriah di tempatnya berasal atau berangkat masih berpuasa tetapi ketika tiba di tempat tujuan ternyata sudah hari raya.

Dalilnya adalah hadist sahih riwayat Tirmidzi, yang berbunyi, "Puasa adalah hari ketika masyarakat berpuasa. Berhari raya (Idul Fitri) adalah ketika masyarakat berbuka (berhari raya Idul Fitri).

Dan hari raya Idul Adha (menyembelih hewan kurban) adalah hari ketika masyarakat menyembelih (berhari raya Idul Adha).

(Bangkapos.com/Widodo)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved