Selasa, 28 April 2026

Ramadhan 2023

Ramadhan 2023 Sebentar Lagi, Ini Hari-hari yang Dilarang untuk Mengganti Utang Puasa

Mengganti utang puasa Ramadhan yang tertinggal adalah wajib hukumnya sebagaimana tertulis di surat Al Baqarah ayat 184.

Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: M Zulkodri
Iqra.id
Bacaan niat puasa qadha untuk mengganti utang puasa Ramadhan. 

2. Hari Tasyrik

Hari Tasyrik adalah tanggal 11, 12, dan 13 pada bulan Zulhijjah. Pada tiga hari itu umat Islam masih dalam suasana perayaan Iduladha sehingga masih diharamkan untuk berpuasa.

Namun, sebagian pendapat mengatakan bahwa hukumnya makruh, bukan haram. Apalagi mengingat masih ada kemungkinan orang yang tidak mampu membayar dam haji untuk puasa tiga hari selama dalam ibadah haji.

3. Hari di bulan Ramadhan

Seseorang juga diharamkan untuk berpuasa qadha di bulan Ramadhan. Hari yang diragukan, misalnya apakah sudah tanggal satu Ramadan atau belum juga haram untuk berpuasa qadha.

Adapun berikut ini adalah lafal niat qadha puasa Ramadhan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’I fardhi syahri Ramadhana lillahi ta‘ala.

Artinya, “Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.” Semoga Allah menerima uzur dan qadha puasa Ramadhan kita. Wallahu a‘lam.

Mengganti puasa pun dapat dilakukan terus menerus, acak ataupun berselang-seling sesuai dengan kemampuan. Hal tersebut juga tercantum dalam hadist sebagai berikut.

‘Qadha puasa Ramadhan itu, apabila ia berkehendak, maka ia boleh melakukan (puasa qadha) secara terpisah dan apabila ia tidak berkehendak, maka ia boleh melakukan (puasa qadha) secara berurutan.’ (HR. Daruquthni dari Ibnu Umar).

(Bangkapos.com/Nur Ramadhaningtyas)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved