Timah
Harga Timah Bertahan di 27 Ribu USD per MT
Harga timah dunia bertahan di posisi 27 ribu USD per MT pada perdagangan semalam. Harga sempat turun ke posisi 26 ribu sehari sebelumnya.
Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Teddy Malaka
BANGKAPOS.COM - Harga timah dunia bertahan di posisi 27 ribu USD per MT pada perdagangan semalam. Harga sempat turun ke posisi 26 ribu sehari sebelumnya.
Demikian hasil perdagangan di London Metal Exchange (LME), pusat perdagangan logam di dunia.
Perdagangan timah spot di LME pada 20 April 2023 semalam waktu London, transaksi timah ditutup pada harga 27.250 USD per MT.
Terjadi kenaikan sebesar 500 USD per MT dari penutupan sehari sebelumnya.
Sedangkan itu untuk perdagangan timah kontrak 3 bulan berada di posisi 27.100 USD per MT.
Sedangkan timah kontrak 15 bulan berada di posisi 26.580 USD per MT.
Harga timah dunia pada tahun 2023 sempat mencapai 32 ribu USD per MT, setelah sempat turun di bawah 20 ribu USD per MT pada akhir 2022.
Di kuartal pertama 2023, ekspor timah tidak sebaik periode sama tahun 2022.
Ekspor timah dalam negeri pada Februari 2023 mengalami peningkatan dari sebelumnya di Januari 2023 sebesar 36,58 juta USD , menjadi 81,26 juta USD di bulan Februari 2023.
Namun jika bandingkan dengan Februari 2022, nilai ekspor timah turun lebih dari 70 persen.
Timah dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagian besar diekspor ke negara-negara di Asia, dimana Tiongkok masih menjadi negara tujuan utamanya.
Sepanjang Januari-Februari 2023, sebanyak 39,85 persen ekspor timah dikirim ke Negeri Tirai Bambu ini.
Korea Selatan dan India berada di peringkat selanjutnya. Sebesar 14,86 persen dan 10,55 persen ekspor timah diekspor ke kedua negara tersebut.
Di urutan berikutnya adalah negara Singapura dan Taiwan. Lima negara utama tujuan ekspor timah ini berperan sebesar 81,21 persen.
Secara komulatif (c-to-c), terjadi kontraksi pertumbuhan ekspor ke 5 negara terbesar tujuan timah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Ekspor-Timah-2023.jpg)