Jumat, 10 April 2026

Harga Emas

Harga Emas Galeri24 dan UBS Hari Ini Melonjak, 2026 Diprediksi Tembus 5.000 Dolar

Harga beli emas Galeri24 ukuran 1 gram Rp 2.731.000, naik Rp43.000 dari harga hari sebelumnya Rp 2.688.000.

Editor: Fitriadi
KOMPAS.com/ Nugraha Perdana
EMAS ANTAM - Foto ilustrasi emas Antam. Harga emas batangan merek Antam, UBS dan Galeri24 di Pegadaian kembali naik pada pagi ini, Selasa (20/01/2026). 

BANGKAPOS.COM - Harga emas batangan merek Galeri24 dan UBS melonjak pada perdagangan pagi ini, Selasa (20/1/2026).

Pantauan Bangkapos.com di laman resmi Sahabat Pegadaian, harga beli emas Galeri24 ukuran 1 gram Rp 2.731.000, naik Rp43.000
dari harga hari sebelumnya Rp 2.688.000.

Sedangkan emas UBS naik Rp 44.000 per gram dari Rp2.739.000 menjadi Rp2.783.000.

Sementara itu emas Antam di laman Logam Mulia masih diperdagangkan pada angka  Rp 2.703.000 per gram pada pagi ini.

Harga tersebut masih sama dengan harga pada Senin (19/1/2026).

Harga emas Antam pada Senin (19/1/2026) naik Rp 34.000 ke posisi Rp 2.703.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.669.000 per gram.

Logam Mulia akan mengupdate harga terbaru emas Antam setiap hari pada pukul 08.30 WIB.

Harga emas Galeri24, UBS dan Antam tersedia dalam banyak ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram tergantung stok yang tersedia.

Daftar harga emas Galeri24, UBS dan Antam bisa dilihat di bagian akhir tulisan ini.

Diprediksi Tembus 5.000 Dolar AS di 2026

Secara tahunan, harga emas dunia telah melonjak lebih dari 70 persen sepanjang 2025, menandai kinerja terbaik sejak 1979.

Kepala Ekonom First Seafront Fund, Yang Delong, mengatakan ekspektasi pasar terhadap lanjutan pemangkasan suku bunga AS menjadi salah satu pendorong utama reli emas.

“Pasar memperkirakan Federal Reserve dapat melakukan setidaknya dua kali penurunan suku bunga lagi pada 2026. Dalam kondisi tersebut, indeks dollar AS menunjukkan tren pelemahan sejak Oktober 2025,” ujar Yang, dikutip dari Global Times.

Ia menambahkan, kekhawatiran terhadap peningkatan utang federal AS serta ketidakpastian kebijakan perdagangan mendorong investor global, termasuk bank sentral, menjadikan emas sebagai aset strategis.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, kenaikan harga emas sepanjang tahun 2025 disebabkan oleh permintaan bank-bank sentral yang masih kuat.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved