Berita Pangkalpinang

Melalui Program IISMA, Polman Babel Kirim Anak Didik Belajar ke Luar Negeri Gratis

Ini adalah tahun ke 3, tahun ini ke lima mahasiswa ini alhamdulillah lolos di tes akhir dan akan diberangkatkan ke negara tujuan masing - masing

|
Penulis: Rifqi Nugroho | Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos.com / Rifqi Nugroho
Dialog Ruang Tengah Bangka Pos, kedatangan lima mahasiswa berprestasi dari Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) yang lolos seleksi belajar ke luar negeri. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Program Dialog Ruang Tengah Bangka Pos edisi Selasa (9/5/2023) ini, kedatangan lima mahasiswa berprestasi dari Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel).

Kelima mahasiswa itu terdiri dari Sahrul Ramadhan yang berkesempatan belajar di Kangwan University Korea Selatan, selanjutnya ada Dilah Andini yang lolos di Lunghwa University of Science and Technology Taiwan, kemudian Yudha Cahya Pratama mahasiswa program studi D3 Perancangan Mekanik lolos di Rubika Prancis.

Ada juga Veldi Handi Rahmadan mahasiswa program studi D4 Teknik Mesin dan Manufaktur lolos di National Formosa University, dan Muhammad Fadhilah mahasiswa program studi D4 Teknik Elektronika lolos di Ondokuz Mayis University Turki.

Didampingi Ketua Pusat Karir dan Kerja Sama Polman Babel, Dedy Ramdhani mereka banyak bercerita mengenai bagaimana jalan yang ditempuh sehingga mereka bisa bisa menjadi bagian dari mahasiswa yang dikirim ke luar negeri.

Pada acara dipandu oleh Edi Yusmanto itu, Dedy Ramdhani menyampaikan jika kelima anak didiknya itu berhasil lolos Program International Student Mobility Awards (IISMA) 2023 dan menjadi bagian dari 600an lebih mahasiswa seluruh Indonesia.

"Ini adalah tahun ke 3, tahun ini ke lima mahasiswa ini alhamdulillah lolos di tes akhir dan akan diberangkatkan ke negara tujuan masing - masing. Saat ini mereka telah dilepas langsung oleh Kementrian Pendidikan, dan akan diberangkatkan di semester ganjil nanti," ujar Dedy dalam dialog bertempat di studio video Bangka Pos, Selasa (9/5/2023).

Dedy menjelaskan, keberhasilan mereka setelah beberapa kali menjalani tes seleksi, baik itu yang dilakukan oleh pihak Polman Babel serta seleksi langsung dari IISMA.

"Awalnya kami lakukan sosialisasi program, kemudian kami melakukan pre tes untuk melihat kemampuan bahasa inggris. Kalau memenuhi persyaratan, akan ikut pembekalan untuk menghadapi tes sebenarnya," ucapnya.

Akan tetapi menurutnya ada cerita menarik ketika pelaksanaan sosialisasi khususnya di Polman Babel sebenarnya antusiasnya tinggi, tetapi saat ada ketentuan mengenai kemampuan bahasa inggris justru banyak yg mundur.

"Karena merasa minder dulu dengan kemampuan mereka. Padahal sebenarnya sudah ada kemampuan, tapi kurang percaya diri saja mereka itu," tambah Deddy.

Sementara itu, salah satu dari lima mahasiswa itu Dilah Andini, berkesempatan bisa belajar di Lunghwa University of Science and Technology Taiwan menjelaskan, awal ketertarikan pada program ini karena adanya kesempatan bisa ke luar negeri.

"Sebagai mahasiswa pastinya tertarik bisa ke luar negeri tadi, selanjutnya tentunya yakin saja dengan program IISMA bisa mendapatkan manfaat luar biasa," ungkap Dilah ketika menanggapi pertanyaan Edy Yusmanto sebagai host.

Dilah juga sedikit bercerita mengenai alasan dirinya memilih Taiwan sebagai negara tujuan, ia merasa sangat tertarik karena negara tersebut sudah cukup maju dalam dunia industrinya dan juga terkenal.

"Kebetulan bukan arahan dosen juga tapi keinginan sendiri. Tapi memang jurusan ketika di sana, jadi lebih nyambung dengan jurusan saya di Polman ini, bisa banyak eksplor juga," jelasnya.

Hal itu dibenarkan oleh Deddy sebagai salah satu pembina, pihaknya hanya menyampaikan daftar kampus dan negara yang bisa dipilih, sehingga sama sekali tidak ada pengarahan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved