Arti Bismillahirrahmanirrahim, Ucapkan saat Mengawali Segala Aktivitas

Jika aktivitas tidak diawali dengan kalimat Bismillahirrahmanirrahim, maka aktivitas tersebut dapat dikatakan sia-sia atau tidak bernilai pahala.

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: fitriadi
Tribun Padang
Arti Bismillahirrahmanirrahim 

BANGKAPOS.COM -- Bismillahirrahmanirrahim kerap diucapkan oleh umat muslim sebelum mereka memulai sebuah aktivitas atau kegiatan.

Dalam bahasa Arab ditulis ِبِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم, artinya 'Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang'.

Sebagai umat muslim, penting untuk mengetahui arti Bismillahirrahmanirrahim.

Hal ini tentu akan menambah segala ibadah yang diawali dengan bacaan basmalah tersebut, sehingga semakin bermakna dan penuh berkah.

Ustadz Adi Hidayat lewat kanal YouTube Audio Dakwah menjelaskan, kalimat Bismillahirrahmanirrahim bukanlah sebuah kalimat biasa.

Namun memiliki makna yang dapat memberikan sebuah dampak sangat luar biasa terkait aktivitas yang dikerjakan.

Dengan kata lain, kalimat Bismillahirrahmanirrahim yang diucapkan sebelum memulai aktivitas dapat menyempurnakan aktivitas tersebut.

"Kata orang Basrah, para ahli nahwu, para ahli bahasa, kalimat Bismillah ini bukan kalimat biasa, tapi memiliki makna khobar," kata Ustadz Adi Hidayat.

"Khodar itu adalah kalimat penyempurna dari satu perbuatan atau satu informasi yang akan disampaikan. Kalau tidak ada khodornya, maka kalimatnya tidak akan sempurna," jelas Ustadz Adi Hidayat.

"Dalam ilmu nahwu, kalimat yang disempurnakan ini disebut dengan mubtada. Sehingga ada istilah disebut dengan mubtada khobar," sambung Beliau.

Sebagai informasi, mubtada adalah isim marfu' atau isim yang diterangkan, letaknya di awal kalimat dalam bahasa Arab, baik itu di dalam Al-Quran, Hadits, ataupun bahasa Arab biasa.

"Secara singkat. semua awal kalimat bentuknya pekerjaan kah, informasi kah, namanya mubtada."

"Setiap mubtada ini mustahil ia bisa dianggap sempurna kalau tidak ada khobar-nya yang menerangkan apa pekerjaan yang dikerjakan itu," tutur Ustadz Adi Hidayat.

Hal inilah yang berlaku sama dengan kalimat Bismillahirrahmanirrahim.

Jika aktivitas tidak diawali dengan kalimat Bismillahirrahmanirrahim, maka aktivitas tersebut dapat dikatakan sia-sia atau tidak bernilai pahala.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved