Senin, 1 Juni 2026

Bangka Pos Hari Ini

Gas Melon Langka dan Mahal, Warg Belitung Timur Beralih ke Kayu Bakar

Siang itu, asap tampak mengepul dari rumah milik Bunga (42) warga Kecamatan Manggar, Belitung Timur (Beltim).

Tayang:
Editor: nurhayati
dok/PT Pertamina
Tabung gas Elpiji 3 kilogram. 

“Masyarakat yang mampu silakan membeli elpiji non subsidi. Jika pemakaian lebih dari sembilan tabung sebulan, artinya mampu dan harus memakai gas non subsidi,” ucap Adeka.

Kuota ditambah

Kelanggkaan gas melon juga masih terjadi di Kabupaten Belitung. Berdasarkan pantauan Pos Belitung,Jumat (28/7/2023) antrean gas bersubsidi ini masih terjadi di pangkalan gas yang menyalurkan gas 3 kg kepada masyarakat.

Menanggapi kondisi ini,Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan belum mengetahui pasti penyebab

terjadinya kesulitanmasyarakat mendapatkan gas subsidi.

“Aku tidak tahu, belumd apat informasi kenapa terhalang padahal pengisianya di Juru Seberang. Apa karena kuota kurang atau kapal terhalang masuk, belum ada konfirmasi,” ujarnya kepada Pos Belitung, Jumat (28/7/2023).

Ia menjelaskan jika karena kekurangan kuota,nharusnya kuota gas bersubsidi terus ditambah. Apalagi jumlah penduduk terus bertambah.

Bila perlu, lanjut Sanem, jumlah kuota gas elpiji 3 kilogram harusnya ditambah sama halnya dengan jumlah pernikahan setiap bulan.

“Sebetulnya makin hari bukan berkurang, harusnya makin bertambah seperti jumlah penduduk. Menghitung yang menikah per bulan saja banyak, harusnya bertambah kuotanya,” ujarnya.

(s1/del) (s1/del)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved