Berita Bangka

Bongkar Portal, Warga Mendo Barat Pertanyakan Kebun Plasma 36 Hektar yang Dicaplok PT FAL

Bongkar Portal, Warga Mendo Barat Pertanyakan Kebun Plasma 36 Hektar yang Dicaplok PT FAL

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Puluhan warga desa Mendo Barat,  Kecamatan Mendo Barat, membongkar portal yang diklaim berdiri di atas lahan desa, Sabtu (12/8/2023) 

Namun sampai saat ini kata Maskur, belum ada kejelasan. Khususnya dari pemerintah desa Mendo Barat.

"Terkait lahan plasma yang dicaplok itu sudah lama kami tuntut tapi masyarakat desa dan pemerintah desa tidak sinkron. kita tuntut plasma, mereka (desa) membiarkan. Dan PT FAL ini seolah olah memprovokasi masyarakat , bisa bisa masyarakat bentrok gara gara ini," ketus Maskur

Klarifikasi Pihak PT FAL

Perwakilan dari PT FAL, yaitu Joni, membantah tuduhan bahwa mereka yang memasang portal tersebut.

Ia mengklarifikasi bahwa PT FAL bukan satu-satunya pihak yang memiliki konsesi kebun di area tersebut, melainkan juga ada beberapa pihak lain.

"Joni mengatakan, 'Kalau PT FAL belum pernah pasang portal, jika ada memang saya akan tahu. Saya sudah cek lapangan, dan tidak ada yang memasang. Di sana banyak perkebunan, bukan hanya milik PT FAL saja.'"

Sedangkan soal kebun Plasma, perwakilan PT FAL, Joni mengatakan dirinya tidak tahu menahu soal lahan kebun plasma yang diklaim masyarakat tersebut.

Sebab status dirinya bukan sebagai pengawas.

Hanya saja dirinya meminta warga membuktikan status lahan yang diklaim sebagai lahan kebun plasma milik warta desa Mendo Barat itu.

"Kalau soal lahan plasma saya tidak tahu, karena saya bukan pengawas di lapangan. Cuma yang jelas silakan buktikan saja, tapi jika hoax hati-hati, buktikan jika mereka punya bukti," kata Joni.(*)

(Bangkapos.com / Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved