Kuliner Sedap
Warkop Cukin Jadi Simbol Sejarah Perkopian di Toboali
Bahkan, pada malam hari, warung kopi masih dipadati orang yang melepas kepenatan setelah beraktivitas seharian.
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Keriuhan di warung kopi sudah tampak sejak pagi hari di berbagai sudut Kota Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.
Orang-orang mengawali hari dengan ngopi sebelum berangkat bekerja atau ke kantor.
Bahkan, pada malam hari, warung kopi masih dipadati orang yang melepas kepenatan setelah beraktivitas seharian.
Pemandangan tersebut setiap hari terlihat di Warung Kopi (Warkop) Cukin.
Warkop yang sudah berdiri hampir setengah abad itu menjadi simbol sejarah panjang perkopian di Toboali.
Aktivitas minum-minuman hangat hasil alam ini sudah dianggap sebagai tradisi tersendiri bagi para pecinta kopi.
Bahkan meminum kopi bagi sebagian orang sudah menjadi kebiasaan, kultur bahkan gaya hidup yang kian digemari masyarakat.
Warkop satu ini memang sudah terkenal sejak lama di Kota Toboali.
Berdiri sejak tahun 1983 warkop ini telah menjadi ikon kuliner bagi warga setempat dan pengunjung yang mencari rasa kopi dan makanan tradisional yang tak terlupakan.
Di mana pemiliknya berhasil menjaga tradisi rasa kopi yang autentik selama bertahun-tahun.
Ayung generasi penerus Warkop Cukin mengatakan, rasa olahan kopi yang khas membuat warkop Cukin kian tenar.
Padahal asal mula Cukin itu adalah nama panggilan orang tua.
Kemudian juga diakronimkan cukup informasi.
Maksudnya adalah sejak dahulu warkop ini dijadikan tempat untuk berkumpul banyak orang untuk berbagi informasi.
Informasi apapun jadi obrolan yang sangat menarik di sini.
“Berdiri sudah sejak tahun 1983. Asal nama Cukin itu adalah panggilan orang tua,” kata Ayung di Toboali, Sabtu (13/1/2023).
Sudah hampir empat dekade sejak Warkop Cukin pertama kali dibuka.
Cita rasa dan kualitasnya tetap tidak tergoyahkan.
Di Warkop Cukin, bubuk kopi tak langsung diseduh di gelas, tapi ditampung dulu di saringan kemudian baru disiramkan ke gelas-gelas kopi.
Sementara produk kopi yang ditawarkan sama umumnya yang di warkop-warkop lain di Indonesia.
Selain kopi hitam ada pula kopi pancung.
Kopi pancung adalah kopi hitam atau kopi susu yang disajikan dengan ukuran setengah gelas atau gelas kecil.
Ada juga kopi hitam atau kopi O dan kopi susu yang legendaris.
Dengan cita rasa yang khas dan aroma yang menggoda, kopi susu di sini merupakan racikan yang sempurna antara kopi pilihan dan susu berkualitas.
Untuk kopi pancung dihargai Rp11.000 per gelasnya, maka kopi susu agak sedikit lebih mahal.
Kopi ini dijual dengan harga Rp13.000 per gelas. Semua tersedia dalam versi hangat atau es, kopi susu dari warkop ini dijamin memuaskan selera para pecinta kopi.
Bisa juga menambahkan telur kampung setengah matang ke dalam secangkir kopi.
Kombinasi yang unik ini menciptakan harmoni cita rasa yang sulit ditandingi.
“Kita buka dari jam 06.00 WIB sampai malam hari. Paling favorit di sini kopi susu,” jelas Ayung.
Sudah beberapa generasi melanjutkan eksistensi Warkop Cukin.
Semuanya berhasil menjaga resep rahasia yang membuat kopi dan hidangannya begitu istimewa.
Minuman dan makanan yang disajikan di Warkop Cukin tidak hanya menjadi sekadar pilihan kuliner, tetapi juga membawa kenangan dan nostalgia bagi banyak orang.
Selain kopi yang menjadi andalan, Warkop Cukin juga menawarkan berbagai macam jajanan kue tradisional, aneka jus segar, serta mie dan kwetiau instan.
Pengunjung dapat menikmati hidangan-hidangan ini tanpa perlu khawatir akan harga yang mahal.
Warkop Cukin dengan bangga mempertahankan harga yang ramah di kantong, sehingga siapa pun dapat menikmati kuliner lezat tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Lokasinya terletak di Jalan Jenderal Sudirman Toboali, warkop ini sudah buka sejak pukul 06.00 WIB.
Bila berkunjung ke Toboali Warkop Cukin bisa menjadi pilihan untuk menikmati kopi dan kulineran lainnya.
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Warkop Cukin
Warkop di Bangka Selatan
Kuliner di Bangka Selatan
Sejarah Kopi di Bangka
Toboali
Bangka Selatan
| Awal Tahun 2024 Resto Santika Hotel Tawarkan Menu Nasi Goreng XO dan Rice Bowl Ayam Pandan |
|
|---|
| Lempah Kuning Muara Semakin Eksis, Sehari Tembus Hingga 300 Kg Ikan Terjual, Ini Kunci Suksesnya |
|
|---|
| Cicipi Enaknya Cilok Kuah dan Kacang Viral di Kacang Pedang, Selalu Ramai Diserbu Pembeli |
|
|---|
| Apin Pedagang Ropang 89 Legend di Pangkalpinang Ini Mampu Jual 1.000 Roti Sehari |
|
|---|
| Nikmatnya Kopi Susu di Warkop Amin Pangkalpinang, Disukai Semua Kalangan Sejak 27 Tahun Lalu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240113-warkop1.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240113-warkop2.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240113-warkop-4.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20140113-warkop4.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240113-warkop5.jpg)