David Ozora Benar-benar Lupa Sang Ayah Jonathan Latumahina Sudah Menikah Lagi
Tak hanya menceritakan kronologi yang diketahuinya saat dalam peristiwa penganiayaan tersebut, David Ozora menguak pengakuan baru
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: fitriadi
"Karena selama 18 tahun gue belum pernah bercanda dengan bokap terus ngobrol yang kayak orang tua sama anaknya pada umumnya," lanjutnya kepada Denny Sumargo.
"Bokap gue hanya sekedar nanya 'udah makan belum' ' tidur jangan malem-malem besok sekolah'" ujarnya.

Kala itu, David Ozora pun memanggil ayahnya dengan sebutan 'Mas Jo'.
Panggilan itu diungkap David berasal dari ibu kandungnya.
"Terus pertama kali selama 18 tahun gue tahu ini bokap, tapi gue panggil aja ah 'Jo, Jo' gitu," ungkap David.
"Satu bulan setelah gue panggil namanya, baru gue tambahin pakai mas, nyokap gue kan manggil bokap gue kan pakai mas, jadi gue ikutin aja," tambahnya.
Kendati demikian, David tidak peduli jika ayahnya kebingungan dengan perubahan sikap sang anak.
"Ya kan gue lagi sakit," ucap David.
"Ya itu sengaja karena lihat bokap lagi panik juga," tandasnya.
Namun, meski mengingat sosok ayahnya, ia ternyata lupa bahwa ayahnya sudah menikah lagi dengan ibu sambungnya tersebut.
"Gue tahu itu bokap sama eyang, tapi gue nggak tahu nyokap gue (sudah menikah), gua tahu ya masih pacaran sama bokap gua," tutur David.
Seperti diketahui, Jonathan Latumahina dikenal sosok ayah yang menjadi garda terdepan selama kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap putranya.
Setelah mengalami koma dalam waktu yang cukup lama, akhirnya kondisi David Ozora sudah berangsur membaik.
Seperti diketahui, David Ozora merupakan korban penganiayaan oleh Mario Dandy, dan menyeret nama mantan kekasihnya, Agnes Gracia.
Jonathan Latumahina Minta David Ozora Tak Dendam ke Mario Dandy
Adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy justru tak membuat David Ozora menjadi dendam.
| Kronologi Dugaan Penganiayaan Little Aresha Daycare di Jogja Terbongkar, 53 Anak Jadi Korban |
|
|---|
| Bela Ayah, Seorang Remaja Putri di Langkat Ditetapkan Jadi Tersangka oleh Polisi, Berakhir Damai |
|
|---|
| Kasus Penganiayaan Santri Bangka: 13 Pelaku Diduga Terlibat, Korban Dirawat dan Trauma |
|
|---|
| Polda Babel Periksa 13 Pelaku dan Pengurus Pesantren dalam Kasus Penganiayaan Santri |
|
|---|
| Kasus Perundungan Siswa, Pesantren Akui Kesulitan Mengawasi 24 Jam Aktivitas di Pesantren |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240124-David-Ozora-ngeprank.jpg)