Selasa, 14 April 2026

Cara Menyajikan Kue Keranjang Khas Imlek, Selain Digoreng Bisa Juga Dikolak

Biasanya kue ini akan diolah lagi dengan berbagai bahan tambahan agar semakin nikmat

ditasoehardi.blogspot.co.id
Kue keranjang khas Imlek 

BANGKAPOS.COM -- Kue keranjang identik dengan Imlek, lantaran makna kue ini adalah keberuntungan dan nasib baik bagi yang menyantapnya.

Orang Tionghoa sangat jarang memakan kue keranjang secara langsung. Biasanya kue ini akan diolah lagi dengan berbagai bahan tambahan agar semakin nikmat.

Jika belum ingin diolah, kue keranjang juga awet disimpan di kulkas sampai satu tahun. Berikut ini cara menyajikan kue keranjang, cepat dan praktis:

1. Digoreng dengan tepung

Cara termudah adalah dengan melapisi kue keranjang yang sudah dipotong tipis dengan bentuk persegi panjang kemudian digoreng.

Adonan tepung yang digunakan dapat berupa tepung cepat saji untuk menggoreng pisang goreng atau campuran tepung terigu dan soda pengembang.

Kue keranjang yang digoreng enak disantap selagi hangat, teksturnya meleleh di dalam dan garing pada bagian kulit adonan luar.

2. Dikukus dan ditaburi parutan kelapa

Cara ini terbilang yang paling mudah. Kue keranjang hanya perlu diiris tipis kemudian dikukus tak perlu lama, sekitar 10 menit.

Ingat jika terlalu lama dikukus kue keranjang dapat mencair kembali. Setelah dikukus, kue keranjang dapat ditaburi parutan kelapa tua. Nikmat disantap sembari minum teh atau kopi pahit.

3. Dibungkus daun pisang dan dikukus

Jika ingin kue keranjang dengan aroma yang lebih harum, cobalah cara berikut. Caranya gunting daun pisang agar berukuran lebih kecil, kemudian taruh irisan kue keranjang, sedikit daging kelapa muda, dan siram sesendok santan.

Bungkus daun pisang tersebut seperti membungkus nasi tetapi versi mini, tutup rapat dengan batang kayu atau steples besi, dan kukus. Harumnya kue keranjang, daun pisang, dan santan dijamin tak cukup makan sebungkus.

4. Diisi durian dan digoreng

Penggemar durian bisa mencoba cara ini, caranya dengan mengiris kue keranjang lebih tebal. Lanjutkan pada bagian tengah diiris dan diisi dengan daging durian. Metodenya mirip dengan membuat tahu isi.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved