Berita Bangka Selatan
Serang Nelayan Pencari Udang, Seekor Buaya Berhasil Ditangkap Warga di Dusun Mempunai
Masyarakat sudah resah karena keberadaan buaya itu. Beberapa hari lalu seorang nelayan juga menjadi korban serangan buaya
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Iwan Satriawan
Berkaca dari kejadian itu, Ardiansyah mengimbau kepada masyarakat yang berprofesi nelayan khususnya sungkur untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas.
Banyaknya serangan buaya terjadi lantaran diduga habitat dari buaya sudah mulai terganggu. Baik dengan adanya aktivitas pertambangan pasir timah maupun saat ini buaya tengah memasuki musim kawin.
“Karena, besar kemungkinan habitat dari buaya sudah memulai menyempit atau terganggu dengan aktivitas dari masyarakat. Untuk itu, tetap waspada dalam bekerja,” sebut Ardiansyah.
Nelayan Diserang Buaya
Seorang pria lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung tak mengira niatnya mencari udang berujung petaka.
Bagaimana tidak, niat hati ingin mengais rezeki justru Baharudin (75) warga Desa Serdang, Kecamatan Toboali menjadi korban serangan buaya air laut.
Peristiwa itu terjadi di perairan Laut Mempunai, Desa Serdang, Selasa (30/1/2024) sekitar pukul 08.00 WIB.
Putra (25) cucu korban mengatakan, sebelum korban pergi untuk mencari udang pihak keluarga telah memiliki firasat buruk. Di mana hampir seluruh anggota keluarga korban melarang Baharudin untuk pergi ke laut guna mencari udang pada pagi itu.
Namun entah kenapa, korban malah tak mengindahkan larangan tersebut dan langsung bergegas ke laut. Padahal diketahui di perairan tersebut sudah lagi tak ada lagi udangnya.
“Kakek saya itu sempat dilarang saat pergi menyungkur, terus dibilang susah. Sebenarnya tidak ada udang sungkur di sana. Memang kakek yang mau menyungkur, akhirnya turun ke laut,” kata dia kepada Bangkapos.com, Selasa (30/1/2024).
Kala itu lanjut Putra, kakeknya langsung pergi membawa sejumlah peralatan untuk mencari udang berupa alat tangkap sungkur dan beberapa alat lainnya. Singkat cerita, korban sudah berada di tepi pantai dan langsung turun ke dalam air guna mencari udang.
Setelah beberapa kali menyungkur udang korban langsung berteriak meminta tolong kepada warga setempat.
Di mana saat itu terdapat seorang warga yang tengah membersihkan kayu untuk digunakan nelayan. Mengetahui hal tersebut, warga langsung bergegas lari menuju lokasi.
Mendapat korban diserang buaya, warga tak berani untuk turun ke air menyelamatkan korban.
Hingga akhirnya warga bergegas lari untuk memanggil warga lainnya guna meminta pertolongan.
Pasutri Buron 68 Hari Akhirnya Ditangkap Polisi, Terlibat Pencurian Rp100 Juta di Toboali |
![]() |
---|
Jadi Komplotan Pencuri Toko Kelontong, Pasutri di Toboali Dicokok Polisi |
![]() |
---|
Pemkab Bangka Selatan Perketat Pengawasan Pupuk dan Pestisida Subsidi |
![]() |
---|
Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Basel Ajukan Penambahan Alokasi Pupuk Subsidi |
![]() |
---|
Pemkab Bangka Selatan Lepas Mahasiswa KKN Polbangtan Magelang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.