Pilpres 2024

Kisah Cinta Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto, Kandas 1998, Tak Nikah Lagi Setelah 26th Cerai

Hubungan Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto berawal dari sebuah perkenalan. Titiek Soeharto merupakan murid dari Sumitro Djojohadikusumo, ayah...

|
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: fitriadi
Tribun
Kisah Cinta Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto, Kandas Tahun 1998, Tak Nikah Lagi usai 26th Cerai 

BANGKAPOS.COM -- Dalam pidato hasil quick count Pilpres 2024, Rabu (14/2/2024), Prabowo Subianto menyebut nama mantan istrinya, Titiek Soeharto.

Momen tersebut membuat Istora Senayan gemuruh dengan teriakan pendukung capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran.

Awalnya Prabowo menyebut satu persatu nama-nama tokoh yang hadir dalam acara tersebut, salah satunya Titiek Soeharto.

Saat Prabowo memanggil nama Titiek Soeharto, suara gemuruh ramai di Istora Senayan menyoraki hal tersebut.

Titiek Soeharto pun langsung berdiri tersenyum dan menyapa massa yang hadir.

Banyak yang dibuat penasaran dengan kisah cinta Prabowo Subianto dengan mantan istrinya, Titiek Soeharto tersebut.

Melansri Tribunnewswiki, hubungan Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto berawal dari sebuah perkenalan.

Titiek Soeharto merupakan murid dari Sumitro Djojohadikusumo, ayah Prabowo Subianto.

Dari pertemuan inilah akhirnya Prabowo dan Titiek Soeharto menjalani sebuah hubungan romantis.

Mengetahui sang putra berpacaran dengan Titiek Soeharto, Sumitro berpesan kepada anaknya untuk serius dalam menjalani hubungan.

Pada akhirnya, Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto menikah pada Mei 1983.

Dari pernikahan ini, mereka dianugerahi seorang putra semata wayang bernama Ragowo Hediprasetyo atau yang akrab disapa Didit Prabowo.

Sayangnya, pernikahan Prabowo dan Titiek hanya bertahan 15 tahun. Mereka memutuskan bercerai pada Mei 1998.

Usut punya usut, perceraian keduanya disebabkan oleh memburuknya hubungan keluarga yang dibumbui oleh isu politik.

Sebab, berdasarkan dari isu yang beredar, Prabowo Subianto dituding mengkhianati Soeharto, sang mertua.

Seperti yang tercatat dalam sejarah, pada Mei 1998, kerusuhan besar-besaran terjadi.

Bahkan, Prabowo Subianto juga dituding membiarkan para mahasiswa menduduki Gedung MPR/DPR dalam rangkaian Kerusuhan Mei 1998 yang terjadi.

Disebutkan bahwa pada saat itu Soeharto'>Titiek Soeharto hanya menangis melihat sang suami dituduh mengkhianati Soeharto.

Namun, terlepas dari berbagai kabar burung yang beredar, tidak dapat dipastikan secara pasti apa penyebab perceraian antara Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto.

Tudingan yang dilemparkan kepada Prabowo pada 1998 juga belum terbukti benar atau salahnya.

Setelah kurang lebih 26 tahun berlalu, baik Prabowo dan Titiek Soeharto, masih terus menjalani hubungan silaturahmi dengan baik.

Bahkan, mereka masih kerap tampil bersamaan dalam sebuah acara yang membuat keduanya kerap diterpa isu rujuk.

Menariknya lagi, selama 26 tahun pascabercerai, Prabowo atau Titiek Soeharto terlihat tidak mencari pasangan baru.

Sosok Titiek Soeharto

Dikutip dari wikipedia, Siti Hediati Hariyadi atau yang lebih dikenal sebagai Soeharto'>Titiek Soeharto lahir di Semarang, Jawa Tengah, 14 April 1959.

Dia adalah anak ke-4 mantan Presiden Soeharto dan Siti Hartinah (Ibu Tien).

Kakaknya bernama Siti Hardijanti Rukmana, Sigit Harjojudanto, dan Bambang Trihatmodjo.

Sedangkan adiknya bernama Hutomo Mandala Putra dan Siti Hutami Endang Adiningsih.

Titiek pernah menjadi anggota DPR RI Fraksi Golkar sejak 1 Oktober 2014 hingga 11 Juni 2018.

Berikut uraiannya:

1. Tak diketahui kapan cerai

Titiek menikah dengan Prabowo Subianto pada Mei 1983.

Pasangan ini dikaruniai seorang anak, Didiet Prabowo.

Didiet menghabiskan sebagian masa sekolahnya di Boston, AS.

Perkawinan pasangan ini berakhir perceraian. Namun tidak diketahui secara persis kapan pasangan ini berpisah.

2. Kekayaan

Majalah Time pernah menurunkan laporan kekayaan keluarga Cendana dengan judul Suharto Inc yang berujung ke meja hijau.

Disebutkan Titiek adalah penyuka merek kelas tinggi seperti Harry Winston, Bulgari dan Cartier.

Titiek juga dikenal sebagai pengagum para bintang film.

Ketika Steven Seagal ke Bali dalam rangka peresmian Planet Hollywood pada 1994 lalu, misalnya, Titiek dikabarkan berdansa dengan bintang laga itu.

3. Pemilik saham SCTV

Pada 27 Juli 2005, pengusaha Henry Pribadi, melalui perusahaannya, PT Citabumi Sacna, melepas seluruh kepemilikannya di PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) sebesar 25 persen.

SCMA merupakan induk perusahaan Surya Citra Televisi (SCTV).

Saham milik Henry dibeli oleh pemegang saham SCMA lainnya PT Abhimata Mediatama.

Saham yang dijual Henry setara dengan 473.437.500 saham dengan harga Rp 1.225 per saham. Mbak Titik adalah komisaris PT Abhitama.

Saham SCMA disebut-sebut dimiliki oleh Abhitama sebanyak 77,49 persen dan publik 22,51 persen . Di sini, Titik juga duduk sebagai komisaris.

4. Kegiatan sosial

Titiek juga aktif di dunia sosial. Misalnya, dia pernah menjadi ketua Yayasan Seni Indonesia.

Mei 2006 lalu Titiek dua kali tampil di depan publik.

Pertama, menjenguk dan memberikan bantuan bagi pengungsi Gunung Merapi. Di sinilah Titik menyatakan permintaan maaf sang ayah, Soeharto.

Ketika gempa datang, Titiek muncul lagi di Yogyakarta dengan membawa bingkisan "85 tahun Pak Harto" untuk para korban musibah.

Di sini, Titik menyampaikan salam Pak Harto bagi warga setempat.

5. Presenter Piala Dunia 2006

Terhitung 9 Juni 2006, Titiek muncul sebagai presenter SCTV dalam penayangan siaran langsung Piala Dunia 2006.

Hanya dalam 3 kali pertandingan, SCTV mendapat kritikan bertubi-tubi dari para penggemar bola yang menganggap Titiek tidak punya kompetensi sebagai pembawa acara.

Sejak saat itu, hingga sekarang Titiek tidak lagi muncul sebagai presenter.

Pihak SCTV menyangkal hal ini dikarenakan oleh tuntutan pemirsa dan beralasan Titiek hanya dikontrak untuk 3 pertandingan.

(Bangkapos.com/Surya.co.id/TribunTrends.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved