Berita Pangkalpinang
Penepatan Awal Puasa Tahun Ini NU dan Muhammadiyah Berbeda, Kemenag Minta Hargai Perbedaan
Ketua Tim Bidang KUA dan Kepenghuluan Kanwil Kemenag Babel, Abdul Malik mengimbau kepada masyarakat agar dapat bijak dalam memaknai perbedaan
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebagai negara dengan berbagai golongan agama, masyarakat Indonesia terkadang memiliki perbedaan dalam menetapkan hari besar keagamaannya.
Salah satunya dalam menetapkan hari pertama puasa 2024 atau awal Ramadhan 2024 baik oleh pemerintah, jama'ah Nahdatul Ulama (Nu), maupun jama'ah Muhammadiyah.
Oleh karenanya dalam menyikapi perbedaan tersebut, Ketua Tim Bidang KUA dan Kepenghuluan Kanwil Kemenag Babel, Abdul Malik mengimbau kepada masyarakat agar dapat bijak dalam memaknai hal tersebut.
"Masyarakat kita ini memang sedari dulu beragam dan multikultural. Begitupun dengan agamanya. Kita tau ada dalam Islam ada organisasi Nu dan Muhammadiyah, masing-masing memiliki caranya tersendiri dalam menetapkan awal Ramadhan.
Oleh karena itu jangan kita melihat perbedaan ini sebagai persoalan, namun sebagai suatu rahmat dan bagian yang menyatukan umat. Justru yang perlu dipersoalkan itu yang tidak puasanya. Karena kita tahu kan puasa ini wajib hukumnya bagi umat islam," kata Abdul kepada bangkapos.com, Rabu (6/3/2024).
Sementara itu terkait usul Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti agar sidang isbat penetapan Idul Fitri mendatang tidak perlu digelar, Abdul menjelaskan keputusan tersebut akan dikembalikan oleh pemerintah pusat selaku pemangku kebijakan.
Namun begitu menurutnya, perbedaan merupakan suatu hal yang biasa dan merupakan bagian dari rahmat dalam islam.
"Saya pikir itu kembali ke kebijakan pemerintah ya dalam memutuskan hal tersebut nantinya. Namun yang namanya perbedaan itu sebagaimana yang dikatakan para ulama, merupakan rahmat dalam islam.
Jadi jangan kita fokus ke perbedaannya, namun bagaimana kita memandang positif terkait perbedaan tersebut. Tentu semuanya memiliki niat yang baik," terangnya. (Bangkapos.com/GogoPrayoga)
| Pelayanan KB Serentak, BKKBN Provinsi Bangka Belitung Targetkan 5.101 Peserta |
|
|---|
| Inflasi Pangkalpinang Maret 2026 Capai 1,41 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Pangan hingga Transportasi |
|
|---|
| DPRD Babel Terima Audiensi Nelayan Tanjung Niur Terkait Aktivitas Tambang di Zona Tangkap Nelayan |
|
|---|
| Dua Pemuda Edarkan Narkoba Diringkus Tim Satresnarkoba Polresta Pangkalpinang |
|
|---|
| Soroti Kebocoran Retribusi dan Pajak Daerah, Wali Kota Pangkalpinang Siapkan Sistem Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Ketua-Tim-Bidang-KUA-dan-Kepenghuluan-Kanwil-Kemenag-Babel-Abdul-Malik.jpg)