Ramadhan 2024
Padahal Setan Dibelenggu Saat Ramadhan Tapi Masih Ada Orang Maksiat, Begini Kata Buya Yahya
Pada bulan Ramadhan setan akan dibelenggu. Terkait banyak orang yang masih bermaksiat menurut Buya Yahya sudah dilatih oleh setan sebelum Ramadhan.
Penulis: Widodo | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM -- Padahal setan dibelenggu saat Ramadhan tapi masih ada orang maksiat.
Pertanyaan itu kerap muncul di benak seperti ditanyakan oleh jemaah pada Buya Yahya.
Buya Yahya pun menjelaskannya sebagaimana dikutip Bangkapos.com dari video di kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 11 Mei 2019 lalu.
"Rasululah SAW menyebutkan di bulan Ramadhan, setan akan dibelenggu. Dalam hal ini ulama menjelaskan belengu setan ini bermacam versi," katanya.
Terkait banyak orang yang masih bermaksiat menurutnya itu bukan lagi godaan setan.
Tetapi apa yang sudah dilatih oleh setan dari hawa nafsunya sebelum Ramadhan.
"Hawa nafsu sering melihat yang haram," kata Buya Yahya.
Dia mengatakan bahwa yang sangat sulit bagi manusia adalah melawan hawa nafsu.
"Para ulama menjelaskan setan dibelenggu di bulan Ramadhan itu maknanya apa? Godaan-godaan dikurangi," tutur Buya Yahya.
Jadi maknanya bukan setan yang wujud atau sering muncul sebagai sosok yang menakutkan, tetapi lebih bermakna pada godaannya terhadap manusia.
Misalnya adalah ketika ingin beribadah ke masjid saat bulan Ramadhan maka akan terasa lebih mudah dan bersemangat.
Kemudahan tersebut bisa tercipta sebab ada banyak orang yang turut beribadah kepada Allah, sehingga jika tarawih 20 rakaat saja pasti akan terasa ringan.
Selain tarawih, ketika ingin ber puasa juga pasti akan terasa sangat ringan sebab seluruh muslim di satu wilayah tempat tinggal pasti akan ber puasa.
Saat Ramadhan, toko makanan akan banyak yang tutup, bahkan bagi para pekerja akan sedikit dikurangi jam kerjanya.
Hal itu menunjukkan bahwa puasa yang dikerjakan pada bulan Ramadhan akan terasa mudah dan nyaman untuk dikerjakan.
Tidak hanya itu, saat Ramadhan orang akan merasa sulit untuk berbuat kejahatan karena dalam hatinya merasakan getaran iman yang begitu kuat.
"Maka, persiapan bulan ramadhan yang pertama adalah dengan hati.
Yang kami maksud dengan hati adalah baik kepada allah, rindu kepada allah," tutur Buya Yahya.
Setiap muslim juga harus meyakini dalam hati bahwa segala amal ibadah yang dikerjakan pada saat bulan Ramadhan akan mendapat pahala yang berlipat oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Maka segalanya harus dipersiapkan sejak awal, seperti menata hati agar selalu merasa rindu untuk terus menjalankan ibadah kepada Allah, terutama pada bulan Ramadhan.
Selain besarnya pahala ibadah yang kelak akan didapatkan saat Ramadhan, ada pula satu hal yang menjadi kabar gembira untuk umat muslim.
Buya Yahya menegaskan bahwa ramadhan merupakan bulan mulia.
Setan dibelenggu baik itu secara sesungguhnya maupun Allah SWT memberikan segala kemudahan sampai setan menggoda.
"Yang jelas Ramadhan itu bulan mulia, itu intinya karena dibelenggu setan itu untuk menyanjung bulan ramadhan," beber Buya Yahya.
Dia juga menyarankan jangan mengurus perihal setannya saja, tetapi bulan Ramadhannya.
(Bangkapos.com/Widodo)
| Tips Menjaga Kesehatan Agar Tidak Sakit di Akhir Ramadhan Menurut dr. Masagus Hakim |
|
|---|
| Kisah Ali Lukman Marbot Masjid Al-Ikhlas Kompi Senapan B, Kini Dipercaya Jadi Ketua Masjid |
|
|---|
| Mutiara Ramadhan: Memelihara Kontinuitas Kesucian Iman dan Amal Ibadah Pasca Ramadhan |
|
|---|
| Bacaan Doa dan Niat Zakat Fitrah Diri Sendiri dan Keluarga Kerap Dibayar di Penghujung Ramadhan 2024 |
|
|---|
| Cara Hitung Zakat Mal Lengkap Syarat, Hukum, Rukun, Ketentuannya dan Niatnya Arab, Latin dan Artinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220704_Buya-Yahya.jpg)