Ramadhan 2024

6 Ceramah Kultum Ramadhan Singkat 7 Menit tentang Sabar hingga Bersyukur, Terbaik Buat Puasa 2024

Inilah 6 ceramah kultum ramadhan singkat 7 menit tentang sabar hingga bersyukur terbaik untuk puasa 2024.

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Tribun Sumsel
Kultum Ramadhan Singkat 7 Menit tentang Sabar hingga Bersyukur 

BANGKAPOS.COM - Inilah 6 ceramah kultum ramadhan singkat 7 menit tentang sabar hingga bersyukur terbaik untuk puasa 2024.

Sebelum membaca seperti apa is ceramahnya, lebih baik kita mengerti dulu apa itu kultum.

Kultum adalah akronim dari kuliah tujuh menit.

Isinya adalah ceramah singat yang berisi pesan atau nasihat kebaikan kepada sesama muslim di depan umum. 

Nah, setiap ramadhan, kultum atau ceramah singkat ini bisa dengan mudah kita temui.

Ceramahnya disampaikan sebelum buka puasa, sebelum tarawih atau sesudah subuh oleh pendakwah, ustaz, tokoh atau para bapak yang memiliki tanggung jawab untuk mengisi sesi tersebut.

Medianya macam-macam.

Ada kultum yang disampaikan atau didengarkan secara langsung, namun ada juga yang melalui media televisi hingga radio.

Nah, berikut ini 6 ceramah kultum ramadhan singkat 7 menit tentang sabar hingga bersyukur yang dirangkum dari Sonora dan Tribun Network :

1. Puasa dan Sabar

Kultum ramadhan tentnag puasa dan sabar ini merupakan catatan transkrip kajian dari ceramah singkat yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Hafizhahullahu Ta’ala

Bulan ramadhan adalah bulan untuk menempa kesabaran kita.

Pada saat kita berpuasa ditempa kesabaran kita di mana kesabaran yang ditempa di bulan Ramadhān ada 3 macam:

Sabar untuk Mentaati Allāh

Karena kita berpuasa untuk mentaati perintah Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Sabar untuk Meninggalkan Maksiat

Karena saat kita berpuasa kita dianjurkan untuk meninggalkan perbuatan maksiat.

Sabar Menghadapi Musibah

Karena dahaga, lapar dan haus kita adalah musibah yang menimpa kita.

Maka di bulan Ramadhān ini kesabaran kita betul-betul ditempa, makanya bulan Ramadhān disebutkan juga dengan شَهْرُ الصبر yaitu bulan kesabaran.

Karena kesabaran itu saudaraku sekalian, merupakan pokok keimanan artinya modal keimanan.

Ali bin Abi Thālib berkata:

الصَّبْرُ مِنَ الْإِيمَانِ، بِمَنْزِلَةِ الرَّأْسِ مِنَ الْجَسَدِ

"Sabar di dalam keimanan bagaikan kepala untuk badan kita."

Di situlah kesabaran sangat kita butuhkan.

Maka saudaraku sekalian, terlebih betapa agungnya pahala kesabaran.

Allāh Ta’āla berfirman dalam Al-Qur’ān:

إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّـٰبِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍۢ

"Sesungguhnya orang-orang yang sabar itu diberikan pahala tanpa batas." (QS. Az-Zumar [39]: 10)

2. Kultum Ramadhan Singkat 5 Menit tentang Anjuran Berbuat Baik

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

Di bulan yang mulia ini, marilah kita tingkatkan kebaikan dan berbuat baik kepada sesama.

Berbuat baik adalah salah satu nilai yang sangat dihargai dalam agama Islam.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 197 yang artinya, “Berbuat baiklah, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”

Berbuat baik dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti memberikan sedekah, membantu orang lain yang membutuhkan, mengucapkan salam dan senyum, memberikan kata-kata yang menghibur, dan lain sebagainya.

Ketika kita berbuat baik, tidak hanya membantu orang lain tetapi juga memberikan manfaat bagi diri kita sendiri.

Banyak hadits yang mengajarkan tentang pentingnya berbuat baik.

Salah satunya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Tidaklah iman seseorang itu sempurna sampai ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri.”

Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan bulan Ramadhan ini untuk meningkatkan kebaikan dan berbuat baik kepada sesama.

Kita dapat memberikan sedekah, membantu orang yang membutuhkan, menjaga sikap dan perilaku yang baik, serta memperbanyak doa dan ibadah agar kita senantiasa diberi kemudahan dan keberkahan dalam hidup ini.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan taufik dan hidayah kepada kita untuk selalu berbuat baik dan mendapatkan ridha-Nya. Aamiin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

3. Kultum tentang Memahami Makna Kehidupan dari Bulan Ramadhan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat sehat dan kesempatan bagi kita semua untuk menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ini.

Saudara-saudara sekalian, bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa bagi kita umat Islam.

Di bulan ini, kita diwajibkan untuk menahan diri dari makan dan minum selama sepanjang hari, serta meningkatkan ibadah-ibadah kita kepada Allah SWT.

Namun, ada banyak makna dan hikmah yang bisa kita ambil dari bulan Ramadhan ini, salah satunya adalah makna kehidupan.

Dalam bulan Ramadhan, kita belajar untuk menahan diri dari segala bentuk godaan duniawi. Kita menahan diri dari makan dan minum, dari bergaul dengan lawan jenis, dari kata-kata kotor, dan lain sebagainya.

Dengan menahan diri dari godaan-godaan duniawi ini, kita dapat lebih fokus pada kegiatan-kegiatan yang lebih penting, seperti meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak doa.

Di sinilah makna kehidupan dapat dipahami. Kehidupan manusia di dunia ini penuh dengan godaan dan cobaan.

Kita sering kali tergoda dengan keinginan-keinginan duniawi yang sifatnya sementara.

Kita terlalu fokus pada hal-hal yang tidak memiliki nilai sebenarnya, dan terlupa akan hal-hal yang lebih penting dalam hidup kita.

Dalam bulan Ramadhan, kita belajar untuk menahan diri dari godaan-godaan tersebut.

Kita belajar untuk lebih fokus pada hal-hal yang lebih penting dalam hidup kita, seperti ibadah, kebaikan, dan persaudaraan.

Kita belajar untuk menempatkan Tuhan sebagai prioritas utama dalam hidup kita, dan memperbaiki hubungan kita dengan sesama manusia.

Saudara-saudara sekalian, mari kita gunakan kesempatan yang Allah SWT berikan kepada kita di bulan Ramadhan ini untuk memperbaiki diri kita, dan memahami makna kehidupan yang sebenarnya.

Mari kita menjauhi godaan-godaan duniawi yang sifatnya sementara, dan fokus pada hal-hal yang lebih penting dalam hidup kita.

Semoga kita semua dapat meraih berkah dan ampunan di bulan Ramadhan ini, dan menjadi manusia yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi sesama.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

4. Kultum tentang Menjaga Keharmonisan Keluarga di Bulan Ramadhan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, kita masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT dan juga dengan sesama.

Keluarga adalah tempat yang sangat penting bagi setiap individu.

Keluarga merupakan tempat kita berbagi kasih sayang, mengajarkan nilai-nilai kebaikan, dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Namun, kadangkala dalam kehidupan sehari-hari, hubungan dalam keluarga bisa terganggu dan menyebabkan ketidakharmonisan.

Di bulan Ramadhan ini, mari kita merenungi bagaimana cara menjaga keharmonisan dalam keluarga.

Pertama-tama, kita harus meningkatkan komunikasi yang baik antara satu sama lain.

Setiap anggota keluarga harus dapat saling mendengarkan dan memahami perasaan satu sama lain.

Komunikasi yang baik akan membantu kita untuk menyelesaikan permasalahan dengan lebih baik dan mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Kedua, kita harus saling membantu dalam menjalankan ibadah puasa.

Dalam hal ini, orang tua harus memastikan anak-anaknya memahami makna puasa dan bagaimana menjalankannya dengan baik.

Kita juga dapat saling mengingatkan dalam menjalankan ibadah puasa, misalnya dengan mengingatkan waktu sahur atau waktu berbuka.

Ketiga, kita harus saling memberikan dukungan dan perhatian satu sama lain.

Dukungan dari keluarga akan membuat kita lebih semangat dalam menjalankan ibadah puasa dan juga dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya dukungan dan perhatian dari keluarga, kita akan merasa lebih dicintai dan dihargai.

Terakhir, kita harus selalu memaafkan kesalahan satu sama lain.

Setiap manusia pasti memiliki kekurangan dan kesalahan.

Namun, dengan memaafkan kesalahan satu sama lain, kita dapat menjaga keharmonisan dalam keluarga.

Kita harus belajar untuk mengendalikan emosi dan menghindari tindakan yang dapat menyakiti hati anggota keluarga.

Demikianlah, beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga keharmonisan dalam keluarga di bulan Ramadhan. Mari kita jadikan bulan Ramadhan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas hubungan kita dengan keluarga.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Aamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

5. Kultum tentang Mengenal Makna dan Hikmah Puasa Ramadan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah, kita masih diberikan kesempatan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk berpuasa di bulan yang penuh berkah ini, yaitu bulan Ramadan.

Puasa Ramadan merupakan salah satu ibadah yang wajib dilaksanakan oleh umat muslim di seluruh dunia.

Namun, selain sebagai kewajiban, puasa Ramadan juga memiliki makna dan hikmah yang sangat penting untuk kita ketahui.

Pertama-tama, mari kita mengenal makna dari puasa Ramadan.

Puasa berasal dari bahasa Arab yaitu “shaum” yang berarti menahan diri dari sesuatu.

Dalam konteks puasa Ramadan, kita menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami istri dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Puasa bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari segala bentuk keburukan dan perilaku yang dapat merusak ketaqwaan kita.

Lalu, apa hikmah dari puasa Ramadan?

Ada beberapa hikmah yang bisa kita ambil dari ibadah puasa Ramadan. Pertama, puasa Ramadan dapat membantu kita untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dengan menahan diri dari makan dan minum, kita belajar untuk lebih menghargai nikmat yang telah diberikan oleh Allah dan menghargai waktu yang ada. Kedua, puasa Ramadan dapat membantu kita untuk menahan hawa nafsu dan ego kita.

Dengan menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami istri, kita belajar untuk mengendalikan hawa nafsu dan mengontrol keinginan kita. Dalam Al-Qur’an, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183) Ketiga, puasa Ramadan dapat membantu kita untuk merasakan bagaimana rasanya hidup dalam kesulitan dan kekurangan.

Dengan berpuasa, kita dapat lebih memahami kondisi orang yang membutuhkan dan menjadi lebih empatik terhadap mereka. Demikianlah, beberapa makna dan hikmah dari puasa Ramadan.

Semoga dengan kita mengenal dan memahami makna serta hikmah dari puasa Ramadan, kita dapat lebih semangat dan tekun dalam menjalankan ibadah puasa di bulan yang penuh berkah ini. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

6. Kultum tentang Bersyukur

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillahi washsholatu wassalaamu 'alaa rasulillah wa'alaa aalihi wa sohbihi wa maw waalaah. Amma ba'du.

Pertama-tama, marilah kita mengucap puji syukur kepada Allah SWT yang sudah memberi nikmat berlipat hingga saat ini.

Juga tak lupa shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW serta keluarga, para sahabat sampai kepada kita umatnya.

Baca juga: Inilah Hukum Menonton Video Makanan dan Minuman Saat Berpuasa, Apakah Membatalkan Puasa?

Isi kultum Ramadhan

Lewat kesempatan yang singkat ini, saya ingin menyampaikan mengenai pentingnya bersyukur.

Saking pentingnya bersyukur, ada beberapa hadist yang menggambarkan hal tersebut. Salah satunya berbunyi:

“Seorang mukmin itu sungguh menakjubkan, karena setiap perkaranya itu baik. Namun tidak akan terjadi demikian kecuali pada seorang mukmin sejati. Jika ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur baginya. Jika ia tertimpa kesusahan, ia bersabar dan itu baik baginya”. (HR.Muslim no. 7692).

Seorang muslim sejati akan selalu melibatkan Allah dalam setiap perkara. Jika senang ia akan bersyukur, sementara Jika tertimpa kesusahan ia akan bersabar.

Mengapa syukur menjadi penting?

Sebab, ada banyak manfaat yang secara langsung akan kita petik.

Beberapa manfaat tersebut, contohnya yaitu:

1. Kita akan jauh dari berbagai penyakit hati

2. Hidup akan penuh keberkahan

3. Allah janjikan surga

4. Allah akan tambah nikmat yang lainnya

5. Mempertebal iman seseorang

6. Membuat hidup lebih tenang

Lalu bagaimana caranya kita bersyukur?

Tidak usah repot-repot. Cobalah kita rasakan apa yang kita punyai sekarang, misalnya kesehatan, keluarga, rezeki dan lain-lain.

Semua itu patut kita syukuri lantaran tak semua orang bisa mendapatkannya.

Maka dari itu, mulai saat ini tanamkan selalu rasa syukur dalam diri agar hidup kita menjadi lebih baik.

Baca juga: Materi Kultum Tarawih Ramadhan, Bisa Untuk Dai Muda, Judul: Menjaga Hati dan Lisan di Bulan Suci

Penutup

Demikian kultum Ramadhan yang bisa saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Billahi fii sabililhaq fastabiqul khairat.

Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

(Sonora/ Tribun Jabar/ Bangkapos.com)

Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved