Kamis, 28 Mei 2026

Berita Bangka Selatan

Warga Bangka Selatan Pusing, Elpiji 3kg Sulit Didapat dan Harganya Mahal

Warga Bangka Selatan Pusing, Elpiji 3kg Sulit Didapat dan Harganya Mahal. Simak selengkapnya

Tayang:
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Teddy Malaka
dok/PT Pertamina
Tabung gas Elpiji 3 kilogram. 

Kendati demikian Astin berharap permasalahan ini segera ditindaklanjuti oleh pemerintah setempat. Sebagian besar warga meminta agar alokasi gas subsidi tiga kilogram dapat lebih diperbanyak bagi masyarakat khususnya di Kota Toboali.

“Kalau bisa minta diperbanyak alokasi gas elpiji, karena sulit didapat saat ini,” pungkasnya.

Alokasi Tabung Gas Tetap Sama

Pemilik Pangkalan Gas LPG di Kota Toboali, Apong (45) menyebut, pasokan dari agen sebenarnya tetap lancar setiap kali pengiriman. Sejak satu bulan terakhir pangkalan miliknya selalu mendapatkan pasokan gas sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan.

Dirinya menduga kelangkaan karena banyaknya masyarakat yang membeli di pangkalan miliknya.

“Sebenarnya alokasi tabung gas ke pangkalan tidak dikurangi. Pendistribusian juga lancar,” ucap Apong.

Selama satu pekan lanjut dia, pangkalan miliknya mendapatkan alokasi sebanyak 300 tabung gas subsidi tiga kilogram. Pendistribusian dilakukan setiap hari Senin, Rabu dan Jumat setiap pekannya. Jumlah tersebut diklaim mencukupi kebutuhan masyarakat di sekitar lokasi pangkalan.

Guna mengantisipasi pengerit dan penyaluran gas subsidi tepat sasaran, saat ini pembelian tabung gas subsidi juga diperketat. Agar tidak dimanfaatkan dengan penjualan gas bersubsidi lebih tinggi daripada harga eceran tertinggi (HET).

Masyarakat perlu membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) untuk pembelian satu tabung gas. Selain itu pembelian juga telah diterapkan melalui sistem aplikasi.

“Dalam satu kali pengiriman 10 menit langsung habis. Pembelian juga dibatasi, satu orang satu tabung gas,” ujarnya.

Tak Panic Buying

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung meminta masyarakat setempat untuk tidak melakukan aksi Panic Buying atau membeli secara berlebihan.

Utamanya ihwal menyikapi fenomena kelangkaan guna mendapatkan tabung gas elpiji subsidi ukuran tiga kilogram di pasaran. Tak hanya itu, sejumlah oknum nakal turut diingatkan agar tidak melakukan aksi penimbunan.

Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid memastikan masalah ini akan teratasi dalam beberapa hari ke depan.

Menurutnya, kelangkaan terjadi lantaran banyak masyarakat yang melakukan aksi Panic Buying sejak beberapa pekan terakhir. Sehingga Liquified Petroleum Gas (LPG) subsidi saat ini sukar didapat di pasaran.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved