Kamis, 28 Mei 2026

Berita Bangka Selatan

Warga Bangka Selatan Pusing, Elpiji 3kg Sulit Didapat dan Harganya Mahal

Warga Bangka Selatan Pusing, Elpiji 3kg Sulit Didapat dan Harganya Mahal. Simak selengkapnya

Tayang:
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Teddy Malaka
dok/PT Pertamina
Tabung gas Elpiji 3 kilogram. 

"Apalagi kalau saat sahur, kalau tak ada elpiji ya susah," jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (22/3/2024).

Sampai saat ini, Andika mengaku belum mendapatkan elpiji. Sejumlah warung yang ada di tempat tinggalnya juga masih pada kosong.

"Sudah beberapa hari. Sampai saat ini saya belum mendapatkan," paparnya.

Meskipun ada, lanjutnya, gas melon yang tersedia di warung harganya naik menjadi Rp 27.000 per-tabung.

"Padahal harga normalnya Rp 20.000-an," ujar Andika.

Untuk itu, dia berharap elpiji 3 kg bisa kembali ke harga normal dan tidak ada kelangkaan. Menurutnya, elpiji 3 kg dapat membantu kebutuhan masyarakat yang kurang mampu

"Penginnya gas tidak lagi langka. Kalau langka kan harganya pasti naik," imbuhnya.

Sementara itu, Hafidz warga Wates, Kecamatan Ngaliyan Semarang juga mengatakan hal yang sama.

"Sudah awal puasa susah dapat," ucap dia.

Hal yang sama juga dikatakan Saipul, pedagang gas "melon" di Gayamsari Semarang. Sampai saat ini dia belum mendapatkan kiriman gas elpiji.

"Padahal biasanya dua hari sekali," kata dia.

Kelangkaan elpiji 3 kg tersebut membuatnya jadi sasaran amarah warga. Menurutnya, sudah banyak pembeli yang kecewa karena gas elpiji kosong.

"Mengeluh orang pada beli nggak ada gas. Dan permintaan banyak enggak ada stok sama sekali," ucap dia

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto/Kompas)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved