8 Tips Diet Sehat saat Berpuasa versi Dokter Riza Jayanti
Berikut beberapa tips diet saat puasa yang bisa diterapkan untuk menurunkan berat badan versi dr Riza Jayanti
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Ardhina Trisila Sakti
"Hal ini dikarenakan fungsi insulin akan menurun ketika seseorang berpuasa. Inilah sebabnya, mengonsumsi makanan dan minuman manis dapat menyebabkan kegemukan," kata dr Riza.
4. Mengonsumsi Karbohidrat Kompleks
Selain makanan tinggi protein dan serat, sebaiknya juga perbanyak asupan karbohidrat kompleks jika ingin menjalani diet sehat selama puasa. Nutrisi tersebut dapat membantu tubuh lebih berenergi, sehingga tubuh menjadi lebih kuat dan tidak mudah lesu saat berpuasa.
Adapun beberapa contoh makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, yaitu:
-Nasi merah.
-Buncis.
-Ubi jalar
-Jagung.
-Kentang.
-Roti gandum utuh.
5. Tidak Melewatkan Sahur
Menjalani diet saat puasa bukan berarti harus mengurangi jadwal makan secara ekstrem. Beberapa orang mungkin beranggapan bahwa melewatkan sahur dapat membantu menurunkan berat badan lebih cepat. Padahal, anggapan tersebut tidaklah benar.
Justru, makan saat sahur adalah hal yang dianjurkan ketika diet karena hal ini dapat menjaga energi selama puasa dan mengontrol porsi makan ketika berbuka.
Jika melewatkan sahur, maka perut akan kosong sepanjang hari. Akibatnya, seseorang cenderung makan lebih banyak saat puasa.
6. Berolahraga secara Rutin
Tips diet saat puasa berikutnya adalah tetap melakukan aktivitas fisik atau olahraga ringan untuk menjaga metabolisme tubuh.
Tetaplah beraktivitas fisik minimal 30 menit setiap harinya agar tubuh tetap sehat, bugar, dan produktif. Beberapa contoh olahraga ringan yang dapat dilakukan adalah jalan kaki, lari, yoga, dan lain-lain.
7. Mencukupi Kebutuhan Cairan Tubuh
Kunci utama menurunkan berat badan saat berpuasa adalah mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Memperbanyak minum air putih saat berbuka dan sahur dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Namun, hindari minum terlalu banyak dalam satu waktu. Saat berbuka puasa, sebaiknya hindari juga minuman berkafein, seperti kopi dan teh. Selain itu, minuman bersoda juga lebih baik dikurangi karena dapat menambah asupan kalori yang memicu kenaikan berat badan.
"Untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, usahakan minum setidaknya 2 liter atau sekitar 8–10 gelas air selama berbuka hingga berakhirnya sahur. Selain dari air minum, kebutuhan cairan juga dapat dipenuhi dengan mengonsumsi sup, semangka, dan makanan tinggi air lainnya," sarannya
8. Hindari Makanan Proses (Processed Food)
Makanan proses cenderung tinggi gula, lemak, garam, dan kalori.
Kandungan ini dapat membuat berat badan meningkat dibandingkan makanan natural atau real food. Jadi, usahakanlah untuk berbuka dengan mengonsumsi real food dengan kandungan nutrisi tercukupi.
Selamat menjalankan ibadah berpuasa Ramadhan.
(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
| Silaturahmi dan Budaya Lokal Menguat dalam Tradisi Nganggung di Desa Jurung |
|
|---|
| Dari Desa Namang ke Panggung Dunia, Alwan Nabil Angkat Film Lokal Babel ke Level Internasional |
|
|---|
| Kapan Batas Waktu Puasa Syawal 2026? Jangan Sampai Kelewatan, Simak Sampai Tanggal Berapa |
|
|---|
| Jadwal Puasa Syawal 2026 Lengkap Niat dan Tata Cara Pelaksanaan |
|
|---|
| Bolehkah Puasa Syawal Digabung dengan Qadha Ramadhan? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230803-dokter-Riza-Jayanti.jpg)