Profil Bupati Halmahera Utara Frans Manery yang Kejar Pendemo Pakai Parang, Terkuak Pemicunya
Peristiwa ini terjadi saat kelompok yang mengatasnamakan gerakan mahasiswa kristen (GMK) melakukan aksi demontrasi...
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM -- Bupati Halmahera Utara Frans Manery mengejar pendemo menggunakan parang.
Peristiwa ini terjadi saat kelompok yang mengatasnamakan gerakan mahasiswa kristen (GMK) melakukan aksi demontrasi.
Aksi Bupati Halmahera Utara Frans Manery mengejar pendemo menggunakan parang itu viral di media sosial, Jumat (31/5/2024).
Dalam video berdurasi 1,08 menit yang diunggah akun Instagram @halmaherapost, memperlihatkan sejumlah warga berlarian dikejar pria yang mengenakan kemeja putih.
Akun tersebut menerangkan jika sosok pria berkemeja putih itu diduga Bupati Halmahera Utara Frans Maneri.
Frans Maneri disebut melontarkan kata kasar memaki massa GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) dengan membawa senjata sebilah parang ditangannya.
Aksi kejar-kejaran itu pula terjadi hingga ke rumah warga.
"Bupati Halmahera Utara, Frans Manery mengejar masa aksi dari GMKI menggunakan sebilah par*ng"
Dalam video, bupati yang mengenakan kemeja putih tidak hanua mengejar masa aksi hingga ke pemukiman warga, Frans juga melontarkan kata-kata tak senonoh kepada masa aksi.
"Masa aksi menyesalkan sikap bupati," tulis keterangan akun @halmaherapost.
Usai viral, Frans Manery akhirnya menguak pemicu ia mengejar pendemo menggunakan parang.
Melansir dari video yang beredar di instagram warga Halmahera Utara, Jumat (31/5/2024) Frans Manery menyampaikan klarifikasinya.
Awalnya tindakan demontrasi tersebut dilakukan di depan kantor DPRD Halmahera Utara kemudian berlanjut ke kantor badan keuangan daerah (BKD) Halmahera Utara.
"Saat di DPRD apa yang mereka sampaikan sudah ditanggapi ketua DPRD, tapi mereka melanjutkan aksi lagi di kantor BKD,"
"bahkan sempat melakukan tindakan mengobok-obok fasilitas kantor," tuturnya.
| Masih Banyak Anak Bawa Motor, Kapolres Bangka Selatan Beri Peringatan Keras |
|
|---|
| Wali Kota Pangkalpinang Optimis 2026, Ajukan Revitalisasi Pasar hingga Kolam Retensi ke Pusat |
|
|---|
| Warga Datangi Rumah Nelayan Hilang yang Ditemukan Meninggal, Korban Disebut Tak Bisa Berenang |
|
|---|
| Kasus Kejahatan Seksual Anak di Bangka Selatan Mengkhawatirkan, 10 Tersangka Ditetapkan |
|
|---|
| Tiga Kasus Terungkap, Polres Basel Perketat Pengawasan Narkoba di Pulau Terluar Jelang 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240601-Profil-Bupati-Halmahera-Utara-Frans-Manery.jpg)