Inilah Sosok Burhanis Bos Rental Mobil yang Tewas Dihajar Massa di Desa Sumbersoko, Dikenal Dermawan

Burhanis, seorang pengusaha rental mobil asal Jakarta Pusat, tewas akibat dihajar massa di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati.

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: Teddy Malaka
Dok Keluarga/TribunJateng.com
Inilah Sosok Burhanis Bos Rental Mobil yang Tewas Dihajar Massa di Desa Sumbersoko, Dikenal Dermawan 

BANGKAPOS.COM--Burhanis, seorang pengusaha rental mobil asal Jakarta Pusat, tewas akibat dihajar massa di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati.

Sosok Burhanis dikenal sebagai seorang dermawan dan suka membantu keluarga.

Ia telah menjalankan bisnis rental mobil selama 14 tahun.

Keluarga Burhanis (52) mendorong polisi untuk mengusut tuntas kasus ini.

Jasad Burhanis telah dimakamkan di lingkungan Pondok Pesantren Baitul Ulya, Desa Lemahmulya, Majalaya, Kabupaten Karawang pada Sabtu (8/6/2024) dini hari.

Peristiwa tragis ini terjadi ketika Burhanis bersama tiga rekannya mendatangi Desa Sumbersoko pada Kamis (6/6/2024) untuk mengambil mobil rental yang belum dikembalikan oleh penyewanya.

Burhanis yang menggunakan kunci cadangan justru diteriaki maling oleh warga setempat.

Ia dan ketiga rekannya dihajar massa hingga Burhanis meninggal dunia, sementara ketiga rekannya saat ini masih dirawat di RSUD RAA Soewondo Pati karena luka-luka di sekujur tubuh.

Adik ipar Burhanis, Hariyanto, mengatakan bahwa keluarga pertama kali dihubungi oleh pihak Polresta Pati pada Kamis malam.

"Pihak kepolisian mengabarkan bahwa kakak ipar saya meninggal dunia dan keluarga diminta segera hadir ke Pati," ujar Hariyanto.

Ia berangkat menjemput jasad Burhanis pada Jumat dini hari dan membawa pulang jenazahnya setelah proses autopsi rampung.

Hariyanto menjelaskan bahwa Burhanis adalah sosok yang bertanggung jawab dan dermawan.

Ia menjalankan usaha rental mobil dari kediamannya di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, dan usaha tersebut menjadi sumber penghasilan untuk menghidupi istri dan ketiga anaknya.

Pihak keluarga meminta aparat untuk mengusut tuntas semua pihak yang terlibat dalam penganiayaan ini.

"Orang-orang yang menganiaya kakak kami jelas terlihat dalam video yang beredar. Kami menuntut kepolisian mengusut tuntas siapa saja yang terlibat," tegas Hariyanto.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved