Resonansi
Kejahatan di Hari Sabtu
Dalam teori kriminologi ro adatiga penyebab kejahatan. Pertama, target yang tepat. Kedua, motivasi pelaku dan pengamanan yang minim
Penulis: Ade Mayasanto | Editor: fitriadi
Ade Mayasanto, S.Pd., M.M.
Editor in Chief
Bangka Pos/Pos Belitung
Pria berjaket hitam berikut sepatu putih menenteng senjata api dan palu.
Sementara satu pria lain yang mengenakan jaket jeans biru muda, kaos merah, celana panjang putih, memilih menunggu di motor.
Keduanya lalu kompak, bahu-membahu menyatroni toko emas di Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (13/7) kemarin.
Prak! Cincin, kalung hingga gelang emas pun digasak tanpa ampun.
Tangan perampok leluasa mengambil perhiasan dan mengantonginya dalam kantong jaket. Maklum, saat aksi keduanya berjalan, toko emas sepi pengunjung.
Pemilik toko yang tengah rebahan di kursi, hanya bisa pasrah. Apalagi, nyawa terancam lantaran perampok menenteng senjata api yang diduga rakitan.
Sukses mendapatkan buruan, keduanya kabur ke arah Dusun Mekar Jaya, Desa Payung, Bangka Selatan.
Atas kejadian itu, korban atas nama Bong Kimbi dan Elisa ditengarai merugi belasan juta rupiah.
Bong Kimbi dan Elisa beruntung selamat. Kedua pelaku perampokan tak sempat memuntahkan peluru.
Pada hari Sabtu (13/7), pukul 18.15 waktu Amerika Serikat, berbeda lokasi.
Serentetan tembakan terdengar saat mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kampanye di Butler, Pennsylvania.
Dari rekaman video, Trump yang merupakan presiden dari Partai Republik tampak meringis dan meletakkan tangan kanannya ke telinga kanan seusai tembakan terdengar.
Sejumlah pria yang diduga pengawal Trump dari dinas rahasia AS sontak mengerumuni Trump yang memilih merunduk di bawah podium.
Trump lalu dilarikan ke kendaraan. Ia berulangkali mengacungkan tangan mengepalnya ke arah kerumunan dan berteriak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20140707-Ade-Mayasanto-Pemred-Bangka-Pos.jpg)