Selasa, 7 April 2026

Pavel Durov Pendiri Telegram Ditangkap di Prancis, Ini Penyebabnya

Pavel Durov Pendiri Telegram Ditangkap di Prancis, Ini Penyebabnya. simak selengkapnya

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
PC TECH MAG
Pavel Durov, CEO dan pendiri Telegram 

BANGKAPOS.COM - Pavel Durov Pendiri Telegram Ditangkap di Prancis, Ini Penyebabnya.

Pendiri Telegram, Pavel Durov (39), ditangkap oleh polisi Prancis di bandara utara Paris.

Pavel Durov ditahan setelah jet pribadinya mendarat di Bandara Le Bourget, menurut laporan media Prancis.

Menurut pejabat, Pavel Durov yang memiliki kewarganegaraan ganda Rusia-Prancis ditangkap berdasarkan surat perintah atas pelanggaran yang berkaitan dengan aplikasi perpesanan populer, Telegram.

"Kedutaan Besar Rusia di Prancis mengambil langkah segera untuk mengklarifikasi situasi," menurut laporan kantor berita negara Rusia TASS, Minggu (25/8/2024).

Sebelumnya, Pavel Durov dilaporkan sedang bepergian dengan jet pribadinya ke Prancis.

Penyebab

Dikutif dari berbagai sumber, penangkapan Pavel Durov disebut karena menolak untuk menyensor platform telegram miliknya.

Karena menolak, Pavel Durov dituduh mendukung tindakan terorisme, pedagang narkoba dan kasus besar lainnya dan terancam 20 tahun penjara.

Sosok Pavel Durov

Pavel Valeryevich Durov adalah seorang pengusaha asal Rusia yang dikenal sebagai sosok di balik kesuksesan dua platform digital besar, yaitu VK (VKontakte) dan Telegram. Ia sering disebut sebagai "Mark Zuckerberg-nya Rusia" karena inovasi dan pengaruhnya yang signifikan dalam dunia teknologi.

Biodata

Lahir: 10 Oktober 1984, Leningrad, Uni Soviet (sekarang Sankt Peterburg, Rusia).

Pendidikan: Menyelesaikan studi S2 di Universitas Negeri Saint Petersburg.

Kehidupan Awal: Membelah waktu kecil antara Rusia dan Italia, di mana ayahnya bekerja sebagai seorang filolog.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved