Jumat, 17 April 2026

Pavel Durov Pendiri Telegram Ditangkap di Prancis, Ini Penyebabnya

Pavel Durov Pendiri Telegram Ditangkap di Prancis, Ini Penyebabnya. simak selengkapnya

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
PC TECH MAG
Pavel Durov, CEO dan pendiri Telegram 

Karier dan Prestasi

Bersama kakaknya, Nikolai Durov, Pavel mendirikan VK pada tahun 2006.

VK dengan cepat menjadi jejaring sosial terbesar di Rusia, bersaing dengan Facebook.

Konflik dengan investor dan pemerintah memaksanya untuk meninggalkan perusahaan pada tahun 2014.

Setelah meninggalkan VK, Pavel dan timnya mengembangkan aplikasi pesan instan terenkripsi, Telegram.

Telegram dikenal karena fokusnya pada privasi pengguna dan fitur-fitur canggih seperti saluran, grup, dan bot.

Aplikasi ini dengan cepat meraih popularitas global, terutama di kalangan pengguna yang mengutamakan keamanan data.

Kekayaan dan Gaya Hidup

Pavel Durov merupakan salah satu miliarder termuda di dunia.

Meski kaya raya, ia dikenal memiliki gaya hidup yang sederhana dan tidak suka memamerkan kekayaan.

Pavel Durov adalah sosok yang menginspirasi bagi banyak pengusaha muda. Keberaniannya dalam menghadapi tantangan dan komitmennya terhadap nilai-nilai yang diyakininya telah membuatnya menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia teknologi

Durov, yang kekayaannya ditaksir oleh Forbes sebesar US$15,5 miliar

Kedutaan Besar Rusia di Prancis Bereaksi

Kementerian luar negeri Rusia mengatakan kedutaan besarnya di Paris sedang mengklarifikasi situasi di sekitar Durov dan meminta organisasi non-pemerintah Barat untuk menuntut pembebasannya.

"Hampir tidak ada orang lain yang telah berbuat lebih banyak untuk pengembangan layanan digital di Rusia dan dunia," kata Wakil Ketua Duma Negara Rusia Vladislav Davankov di Telegram hari ini.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved