Senin, 13 April 2026

Kapal Muatan Batu Bara Terbakar

Api di Tongkang Muatan Batu Bara yang Terbakar Berangsur Padam, Penyebab Kebakaran Belum Diketahui

Dari jarak 1-2 mil dari bibir pantai, kapal ini terlihat, dengan kepulan asap tebal keluar dari muatan batu bara di atas tongkang.....

Api di Tongkang Muatan Batu Bara yang Terbakar Berangsur Padam, Penyebab Kebakaran Belum Diketahui - 20240903-Panas-terik-angin-kencang-serta-ombak-pasang-menemani-proses-pemadaman.jpg
Bangkapos.com/Riki Pratama
Panas terik, angin kencang, serta ombak pasang menemani proses pemadaman api di muatan batu bara yang dibawa kapal tugboat (TB) Marine Perkasa 8, pada Selasa (3/9/2024) siang, di Perairan Tanjung Kalian Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
Api di Tongkang Muatan Batu Bara yang Terbakar Berangsur Padam, Penyebab Kebakaran Belum Diketahui - 20240903-Kebakaran-muatan-cargo-batu-bara-di-Tugboat-TB-Marine-Perkasa-8-2.jpg
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kebakaran muatan cargo batu bara di Tugboat TB Marine Perkasa 8 yang menarik tongkang BG Ocean Perkasa 8 dipadamkan tim gabungan dari Polairud dan TNI AL di perairan Tanjung Kalian Mentok, Bangka Barat, pada Selasa (3/9/2024).
Api di Tongkang Muatan Batu Bara yang Terbakar Berangsur Padam, Penyebab Kebakaran Belum Diketahui - 20240903-Kebakaran-muatan-cargo-batu-bara-di-Tugboat-TB-Marine-Perkasa-8-1.jpg
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kebakaran muatan cargo batu bara di Tugboat TB Marine Perkasa 8 yang menarik tongkang BG Ocean Perkasa 8 dipadamkan tim gabungan dari Polairud dan TNI AL di perairan Tanjung Kalian Mentok, Bangka Barat, pada Selasa (3/9/2024).

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Panas terik, angin kencang, serta ombak pasang menemani proses pemadaman api di tumpukan gunung, muatan batu bara yang dibawa kapal tugboat (TB) Marine Perkasa 8, pada Selasa (3/9/2024) siang, di Perairan Tanjung Kalian Mentok, Kabupaten Bangka Barat, ( Babar ).

Kebakaran muatan kargo batu bara di Tugboat TB Marine Perkasa 8 yang menarik tongkang BG Ocean Perkasa 8 menjadi perhatian publik.

Pasalnya, lokasi kapal yang berlabuh di dekat Tanjung Selokan, Selat Bangka, mengalami kebakaran sejak Senin (2/8/2024) malam. Namun, hingga siang hari tak kunjung padam.

Sehingga kru kapal meminta pertolongan dan lego jangkar di perairan Tanjung Kalian Mentok Bangka Barat, pada Selasa (3/9/2024) siang.

Dari jarak 1-2 mil dari bibir pantai, kapal ini terlihat, dengan kepulan asap tebal keluar dari muatan batu bara di atas tongkang.

Kapal ini, melakukan pelayaran dari Sungai Lilin Musi Banyuasin Sumsel, dari 31 Agustus 2024 lalu, menuju Bojonegara, mengantarkan muatan batu bara untuk bahan bakar PLTU di Suralaya, Cilegon. 

Chief Officer TB Marine, Erwin Eka Hadi Saputra, ditemui di atas kapal, mengatakan, mereka belum mengetahui dugaan awal penyebab terjadinya kebakaran.

Ia mengatakan, kru kapal baru akan melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan setelah api berhasil dipadamkan.

Karena menurutnya, apabila api tak dipadamkan, bakal mencemari lingkungan dan mengganggu keamanan kapal.

"Terkait dugaan penyebab kebakaran, pihak kita belum mengetahui. Sementara ini kita memadamkan api dahulu baru melanjutkan perjalanan, biar aman," kata Chief Officer TB Marine, Erwin Eka Hadi Saputra, kepada Bangkapos.com, Selasa (3/9/2024) siang.

Kebakaran muatan cargo batu bara di Tugboat TB Marine Perkasa 8 yang menarik tongkang BG Ocean Perkasa 8 dipadamkan tim gabungan dari Polairud dan TNI AL di perairan Tanjung Kalian Mentok, Bangka Barat, pada Selasa (3/9/2024).
Kebakaran muatan cargo batu bara di Tugboat TB Marine Perkasa 8 yang menarik tongkang BG Ocean Perkasa 8 dipadamkan tim gabungan dari Polairud dan TNI AL di perairan Tanjung Kalian Mentok, Bangka Barat, pada Selasa (3/9/2024). (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sementara berdasarkan pantauan Bangkapos.com, proses pemadaman masih dilakukan oleh tim gabungan dari TNI AL, Polrairud Polres Bangka Barat dan Polairud Polda Babel.

Api telah berangsur-angsur padam, dari sisi depan kapal tongkang, personel memadamkan api, hingga ke sisi belakang muatan batu bara.

Ketika berada di lokasi, terasa panas terik dari cuaca, ditambah panas dari batu baru bercampur menjadi satu.

Selain itu, kepulan asap pekat yang tak berhenti keluar dari muatan batu baru. Mengganggu pandangan mata.

Sementara tim pemadam, dari Polairud dan TNI AL, menggunakan water cannon dan selang panjang secara bergantian menyemprotkan air ke tengah muatan batu bara

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved