Sabtu, 25 April 2026

Menu Makan Atlet PON Aceh-Sumut Seharga Rp 50 Ribu per Porsi Disentil Warganet: Kasihan, Gitu Doang

Menu makanan yang terlihat yaitu satu porsi nasi, satu potong ayam, telur, dan beberapa potong wortel serta kacang panjang.

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Evan Saputra
Kolase Bangkapos.com / Tribun / Kompas.com
Menu Makan Atlet PON Aceh-Sumut Seharga Rp 50 Ribu per Porsi Disentil Warganet: Kasihan, Gitu Doang 

Menurut Koordinator Wilayah Aceh Sekretariat Kontingen Kalteng Mikhael Agusta, atlet yang sering mengalami keterlambatan konsumsi berasal dari cabang olahraga (cabor) panahan dan panjat tebing.

Mikhael mencontohkan, kontingennya yang berada di Banda Aceh baru menerima makan malam pada Sabtu (7/9/2024) pukul 22.30 WIB.

Tak sampai di situ, sarapan untuk Kontingen Kalteng baru diterima pada Minggu (8/9/2204) pukul 09.50 WIB.

Mikhael menegaskan, terlambatnya konsumsi untuk atlet membuat persiapan kontingen Kalteng menjadi terganggu.

“Kami menyampaikan nota protes atas pelayanan yang diberikan kepada kontingen Kalimantan Tengah, khususnya cabor panahan dan panjat tebing,” ujarnya dikutip dari Kompas.com, Selasa.

Terkait protes yang diajukan Kontingen Kalteng, Ketua Bidang Konsumsi PB PON XXI Wilayah Aceh, Diaz Furqan, menyampaikan permintaan maaf.

Ia mengklaim, pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan konsumsi atlet.

Diaz juga berjanji akan memperbaiki layanan distribusi konsumsi agar tidak ada lagi keterlambatan dan kualitas konsumsi tetap terjaga.

"Kami telah menegur rekanan dan meminta agar layanan distribusi dilakukan tepat waktu dan dengan kualitas yang baik," ujarnya.

4. Bus atlet datang terlambat

 Selain infrastruktur dan konsumsi, PON 2024 juga diwarnai terlambatnya bus yang membawa atlet dan ofisial menuju venue.

Asisten pelatih kriket Sumut Dede Dharmawan mengeluhkan hal tersebut sebelum timnya bertanding di semifinal kriket, tapi bus tidak kunjung datang menjemput.

Terkait masalah itu, Kepala Dinas Perhubungan Sumut Agustinus Panjaitan mengatakan, pihaknya memohon maaf atas insiden tersebut.

Ia juga berjanji, penyelenggaraan PON 2024 dalam hal transportasi atlet akan semakin baik setelah kontingen Sumut mengeluhkan bus yang datang terlambat.

“Kami ingin memastikan layanan transportasi akan lebih lancar. Kami akan terus berusaha meningkatkan mutu layanan transportasi PON,” ujarnya dikutip dari Kompas.com, Senin.

“Kami akan menyediakan sembilan kendaraan untuk memastikan para atlet kriket tiba tepat waktu di venue,” tambahnya.

Itulah sederet masalah PON 2024 mulai dari infrastruktur, konsusmi, air, dan fasilitas yang diterima atlet dan ofisial.

(Bangkapos.com/TribunJabar.id/Kompas.com)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved