Kamis, 30 April 2026

Berita Bangka Selatan

Pemkab Bangka Selatan Siaga Monkeypox Meski Belum Ada Temuan

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung mulai bersiaga terhadap penyebaran virus cacar monyet atau monkeypox.

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/dokumentasi
Kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit DKPPKB Basel Slamet Wahidin. 

Dengan begitu, penyelidikan kasus cacar monyet dapat direspons dengan segera.

Dia pun meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ini.

Apabila masyarakat mengalami gejala demam, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, serta ruam yang berkembang menjadi bintik merah melepuh yang berisi carian agar segera berobat ke fasyankes terdekat.

Diakui dia penyakit monkeypox bisa sembuh sendirinya dengan masa inkubasi mencapai lima sampai 21 hari. 

”Sama seperti penanganan Covid-19, seluruh puskesmas dan rumah sakit sudah siap untuk melakukan tatalaksana pada penderita monkeypox. Nantinya jika ada pasien membutuhkan rawat inap kita akan lakukan isolasi,” sebut Slamet Wahidin.

Sejauh ini kata Slamet Wahidin penyakit cacar monyet atau monkeypox telah menjadi perhatian sejak terdeteksi masuk ke Indonesia.

Di Indonesia tercatat sudah terdapat 88 kasus cacar monyet ditemukan di enam provinsi.

Sementara itu untuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, khususnya Kabupaten Bangka Selatan belum ditemukan kasus cacar monyet.

“Untuk di Bangka Belitung belum ditemukan, mungkin di beberapa kabupaten kota lain ada suspek monkeypox. Namun di Kabupaten Bangka Selatan belum ditemukan,” tukas Slamet Wahidin.  (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved