Selasa, 28 April 2026

Berita Pangkalpinang

Wawancara Eksklusif: Atika Putriani Peraih Medali Emas Pertama Babel di PON 2024 Cabor Pencak Silat

Atika Putriani atlet pencak silat berhasil menyumbangkan satu medali emas dari tiga medali yang diraih oleh Provinsi Bangka Belitung di PON 2024

Penulis: Rifqi Nugroho | Editor: Hendra
Tim video Bangkapos.com
Atika Putriani (tengah) yang didampingi sang pelatih Reza Hardiansyah, saat hadir dalam Dialog Ruang Tengah Bangka Pos, edisi Selasa (1/10/2024). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Prestasi membanggakan diraih oleh sosok Atika Putriani dalam gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2024 pada cabang pencak silat kategori fight F putri. 

Gadis kelahiran Sungai Pedada 29 April 1999 itu berhasil menyumbangkan satu medali emas dari tiga medali yang diraih oleh Provinsi Bangka Belitung pada pesta olahraga tingkat nasional tersebut.

Usai menorehkan sejarah sebagai peraih medali emas perdana di cabor pencak silat, Atika didampingi sang pelatih Reza Hardiansyah hadir dalam Dialog Ruang Tengah Bangka Pos, edisi Selasa (1/10/2024).

Berikut petikan wawancara eksklusif bersama Atika, yang dipandu oleh Jurnalis Bangka Pos, Edy Yusmanto:

1. Q: Perasaannya gimana, waktu mendapatkan medali emas?
A: Persaaan pastinya terharu, tidak menyangka, karena kan sebelumnya mikir ini PON pertama kali rasanya kayak bisa enggak ya. Tapi karena sudah tanding sampai di semifinal jadi lebih optimis lagi sampai ke final nya

2: Q: Dari awal ketika mewakili Babel, sudah ada target belum?
A: Target dari pelatih, yang penting kita dapat medali dulu, tapi dalam diri memang dalam diri sudah ada target emas. Tidak berani speak up dulu tapi kan, bukan karena tidak yakin, tapi memang masih 50:50 lah peluangnya

3. Q: Tapi persiapannya bagaimana waktu itu, berapa lama?
A: Persiapan sih maksimal ya. Kalau kita latihan sudah dari tahun kemarin selesai kualifikasi di Solo, sekitar bulan Oktober. Terus intens

4. Q: Saat tanding di PON kemarin sudah terpetakan belum lawan-lawannya?
A: Sudah ada sih, dari babak kualifikasi di Solo kemarin sudah kelihatan. Ada dari Jawa Barat, terus sebelumnya ada dari tuan rumah Sumatera Utara yang mantan atlit Pelatnas juga, itu yang diwaspadai dari awal

5. Q: Kemudian bagaimana seorang Atika akhirnya memotivasi diri tidak demam panggung di PON pertamanya?
A: Kalau untuk motivasi diri, saya paling meyakinkan diri sendiri dulu. Untuk keyakinan kan sebelumnya sudah ada omongan dari ketua Koni kalau menang di PON itu ada iming-iming ini, itu yang memacu semangat dan semakin optimis untuk lebih berjuang lagi

6. Q: Selama menggeluti pencak silat, pernah punya pengalaman yang membuat Atika, kok ini berat banget tidak?
A: Tidak ada sih, karena kan sudah biasa kena pukulan. Kalau untuk down di pencak silat nya tidak pernah tapi dari lingkungan saja, sebelumnya kan saat turun di Pra PON Jakarta disitu ada problem sedikit terus menghilang sejenak, menghilang sejenak baru balik lagi

7. Q: Setelah ini ada target lain tidak?
A: kalau untuk bulan ini ada kejuaran Asian Cahmpionsip di Usbekiztan, persiapannya latihan, latihan, latihan. Kalau yang ikut ada 16 orang dari seluruh Indonesia, keberangkatan kumpul tanggal 5 di Jakarta, tanggal 7 baru berangkat. Di bulan 12 ada kejuaran dunia di Abu Dabi

8. Q: Sebelum saya tutup, bisa disampaikan motivasi untuk anak-anak muda yang sedang merintis jalan di dunia pencak silat?
A: Kalau untuk teman-teman yang sedang berjuang terus semangat, jangan pantang menyerah dan jangan pernah puas dengan hasil yang baru dicapai

(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved