Selasa, 19 Mei 2026

Judi Online

Prabowo Sudah Tahu Dalang Judi Online, Ada Pejabat Komdigi Terlibat Sudah Ditangkap

Presiden Prabowo meminta aparat penegak hukum untuk tegas dan fokus dalam memberantas judi online. 

Tayang:
Editor: fitriadi
Kolase Tribun
Ilustrasi judi online. Presiden Prabowo Subianto meminta aparat penegak hukum untuk tegas dan fokus dalam memberantas judi online.  Prabowo mengungkap dirinya sudah tahu dalang dari maraknya judi online di Tanah Air terdiri dari beberapa orang. 

Pemberantasan judi online merupakan salah satu prioritas Prabowo.

"Ketegasan itu sangat tegas, dari Bapak Prabowo itu sangat tegas. Itu jadi salah satu prioritas beliau," kata Hasan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/10/2024).

Menurutnya pemerintah mempunyai sejumlah langkah dalam memberantas judi online

Namun Hasan mengaku belum bisa memaparkan hal tersebut secara rinci.

"Pasti nanti akan ada langkah-langkah. Namun, kita lihat, saya belum ngerti detailnya di mana. Pasti akan ada langkah-langkah untuk itu," katanya.

Pejabat Kementerian Komunikasi dan Digital Ditangkap

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap 11 orang terkait kasus dugaan perjudiaan online (judol) yang melibatkan sejumlah oknum pejabat dan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). 

"Ini 11 orang beberapa orang di antaranya adalah oknum Komdigi antara lain ada juga staf ahli dari Komdigi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat dihubungi, Jumat (1/11/2024).

Kombes Pol Ade Ary Syam belum mengungkap detail inisial yang ditangkap lantaran masih proses pendalaman.

Menurutnya, sampai saat ini petugas masih terus mendalami keterlibatan mereka dalam bisnis judi online.

Informasi yang diterima wartawan, penyidik dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya akan melakukan penggeledahan sebuah lokasi usaha di kawasan Kota Bekasi yang jadi kantor satelit mendukung aktivitas judi online.

Saat ditanya apakah ada tersangka berinisial SPA, polisi enggan berbicara lebih lanjut.

"Belum saya cek lagi (inisial tersangka) masih ada yang DPO segala macem," ujarnya.

Sebelumnya, Mabes Polri membenarkan penangkapan oknum pejabat Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terlibat perjudian online.

"Penyidik Polri masih bekerja sampai dengan saat ini, oleh karena itu tunggu hasilnya dari penyidik Polri," kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat dihubungi, Kamis (31/10/2024).

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved