Berita Bangka Selatan
Dua RSUD di Bangka Selatan Sudah Berubah Status Menjadi BLUD
Perubahan status tersebut diklaim telah berlangsung sejak satu tahun terakhir
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Ardhina Trisila Sakti
“Setiap badan publik, khususnya rumah sakit dan puskesmas yang berstatus sebagai BLUD, harus mengutamakan efektivitas dan efisiensi serta kualitas pelayanan umum kepada masyarakat. Tanpa mengutamakan pencarian keuntungan,” urainya.
Penerapan BLUD kata Eddial Bustami diharapkan akan memberikan dampak yang luar biasa terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Seperti halnya yang telah diterapkan di dua RSUD milik Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.
Setelah menjadi BLUD, pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) maupun sarana dan prasarana pendukung pelayanan di puskesmas dan rumah sakit daerah bisa dilakukan lebih cepat.
“Karena tidak ada peraturan maupun regulasi yang melarang BLUD merekrut pegawai untuk menutupi kekurangan SDM,” sebut Eddial Bustami.
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
| Harga TBS Masih Dibahas, Perusahaan di Bangka Selatan Tunggu Hasil Kesepakatan |
|
|---|
| Apkasindo Bangka Selatan Pasang Batas, Harga Sawit Tidak Boleh di Bawah Rp2.800 |
|
|---|
| Harga TBS Petani Anjlok, Pemkab Bangka Selatan Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Harga TBS Minimal Rp2.800, Ini Strategi Pemkab Bangka Selatan Lindungi Petani |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Undang Petani dan Pengusaha Sawit Bahas Harga TBS Tak Sesuai Pasaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20241210-Eddial-Bustami.jpg)