Breaking News
Kamis, 4 Juni 2026

Profil Biodata Hendropriyono Eks Kepala BIN yang Nyaris Tertimpa Videotron, Mertua Andika Perkasa

Hendropriyono pun reflek mengangkat tangannya ke arah kepala belakang. Videotron tersebut nyaris saja menimpa Hendropriyono dari arah belakang.

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Dedy Qurniawan
Kolase Bangkapos.com / Tribun
Profil Biodata Hendropriyono Eks Kepala BIN Nyaris Tertimpa Videotron, Mertua Andika Perkasa 

Saat ia menjabat sebagai kepala BIN, banyak gagasan baru muncul dari pikirannya. Salah satunya, ia menggagas berdirinya Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) di Sentul Bogor, Jawa Barat.

Saking mahirnya dalam intelijen, ia dijuluki jenderal intelijen.

Bahkan, gelar akademik profesor intelijen diraihnya dari STIN. Ia menjadi profesor intelijen pertama di Indonesia dan masuk dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).

Sebelum menjadi kepala BIN, Hendropriyono terlebih dahulu menduduki posisi birokrat dan eksekutif.

Ia diangkat sebagai Sekretaris Pengendalian Operasional Pembangunan, Menteri Transmigrasi dan Permukiman Perambah Hutan, dan Menteri Tenaga Kerja.

Setelah tak lagi menjabat di jabatan eksekutif, Hendropriyono terjun ke dunia usaha dan politik. Tak hanya itu, ia juga mendirikan kantor pengacara atas namanya sendiri, Hendropriyono and Associates.

Dalam panggung politik, pada 2016, ia bergabung dengan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) dan menjadi ketua umum PKPI untuk berlaga di Pemilu 2019. 
 
Namun, dua tahun berjalan, ia menyerahkan kepenguruan PKPI kepada generasi muda.

Anaknya Diaz Hendropriyono terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum PKPI melalui Kongres Luar Biasa, Minggu 13 Mei 2018. 

Jadi Guru Besar Ilmu Filsafat Pertama di Dunia

Sementara itu, Hendropriyono juga banyak menempuh pendidikan tinggi lainnya. Seperti sarjana bidang administrasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Negara (STIA-LAN), Sarjana Hukum dari Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM), Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Terbuka (UT) Jakarta, hingga meraih gelar magister administrasi niaga dari University of the City of Manila, Filipina.

Selain memperoleh pendidikan tinggi dalam negeri dan luar negeri, mertua dari mantan Panglima TNI Andika Perkasa ini juga menjadi satu-satunya dan pertama di dunia yang menjadi Guru Besar Intelijen.

Atas gelar ini, ia tercatat masuk dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Pengukuhan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 2576f/A4.3/KP/2014.

Perjalanan Karir

  • Komandan Peleton Komando Pasukan Khusus TNI-AD di Magelang Tentara Nasional Indonesia (1968-1972)
  • Komandan Kompi Prayuda Kopasandha (Komando Pasukan Sandi Yudha) Tentara Nasional Indonesia (1972-1974)
  • Komandan Detasemen Tempur 13 Tentara Nasional Indonesia (1981-1983)
  • Wakil Asisten Personel Kopasandha merangkap sebagai Wakil Asisten Operasi Tentara Nasional Indonesia (1983-1985)
  • Asisten Intelijen Kodam V/Jaya Tentara Nasional Indonesia (1985-1987)
  • Danrem 043/Garuda Hitam Lampung Tentara Nasional Indonesia (1987-1991)
  • Direktur D Badan Intelijen Strategis ABRI Tentara Nasional Indonesia (1991-1993)
  • Direktur A Badan Intelijen Strategis ABRI Tentara Nasional Indonesia (1993-1994)
  • Panglima Kodam V/Jaya Tentara Nasional Indonesia (1993-1994)
  • Komandan Kodiklat TNI AD Tentara Nasional Indonesia (1994-1996)
  • Sekretaris Pengendalian Operasional Pembangunan Republik Indonesia Sekretaris Negara (1996-1998)
  • Menteri Departemen Transmigrasi dan Permukiman Perambah Hutan (PPH) (1998-1999)
  • Menteri Departemen Tenaga Kerja (1999-1999)
  • Chairman Hendropriyono Law Office (2000-2001)
  • Kepala Badan Intelijen Negara (2001-2004)
  • Chairman Hendropriyono & Associates (2004-Sekarang)
  • Chairman Blitzmegaplex (2009-2012)
  • Presdir PT Mahagaya (2009-Sekarang)
  • Chairman Andalusia Group (2009-2016)
  • Presiden Direktur Mahagaya (2009-2016)
  • Komisioner Carrefour Indonesia (2009-2016)
  • Chairman Andalusia Group (2010-Sekarang)
  • Chief Executive PT Adiperkasa Citra Lestari (2014-Sekarang)
  • Ketua Umum DPN PKPI 2016-2018

Biodata Hendropriyono

Nama : Abdullah Makhmud Hendropriyono ST, SE, M.BA 

Agama : Islam

Tempat Tanggal Lahir : Yogyakarta, 7 Mei 1945

Zodiak : Taurus

Istri : Tati Hendropriyono

Anak   : Diah Erwiany Hendropriyono
              Rony Hendropriyono
              Diaz Faisal Malik Hendropriyono

(Bangkapos.com/Kompas.com/Tribunnews.com)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved