Kombes Donald Simanjuntak, Lulusan Akpol Dipecat dari Polri Imbas Diduga Peras WNA, Karier Mentereng
Kombes Donald diduga menjadi aktor utama dalam pusaran pemerasan yang dilakukan para polisi Indonesia tersebut.
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: M Zulkodri
Hal ini karena target dalam operasi itu hanya bertujuan terhadap para pengguna narkoba.
Sugeng mengatakan informasi yang ia dapat, tak ada pengedar narkoba yang ditangkap dalam operasi tersebut.
Padahal, seharusnya para pengedar ini dianggap yang perlu dijadikan target.
Meski begitu, kata Sugeng, Kombes Donald masih belum mengakui jika dia yang memerintah anggotanya melakukan pemerasan dalam ajang yang digelar rutin setiap tahunnya tersebut.
"Propam harus bisa membuktikan adanya pelanggaran tersebut. Kalau terbukti arahan permintaan uang RJ atas dasar perintah Direktur (Narkoba) maka (Kombes Donald) harus diajukan ke sidang kode etik dan harus dipecat. Juga proses pidana," ucapnya.
Tribunnews.com sudah mencoba menghubungi Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim dan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko terkait hal tersebut melalui pesan singkat.
Alhasil, Kombes Donald Simanjuntak, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Metro Jaya kini dipecat atas dugaan kasus pemerasan penonton warga Malaysia saat konser Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 lalu.
Sanksi pemecatan terhadap Kombes Donald Simanjuntak setelah sidang pelanggaran kode etik dan profesi polri (KEPP) yang dijalaninya pada Selasa (31/12/2024) kemarin.
“Sidang etik yang diselenggarkan kemarin dilaksanakan sejak jam 11.00 WIB siang pada tanggal 31 Desember, berakhir hampir jam 04.00 WIB pagi tadi, 1 Januari 2025, dengan putusan sidang PTDH untuk Direktur Narkoba,” ujar Komisioner Kompolnas M Choirul Anam saat dikonfirmasi, Rabu (1/1/2025).
Kombes Donald Simanjuntak Sosok Polisi Berprestasi
Kombes Donald Simanjuntak merupakan perwira menengah (Pamen) di dalam Kepolisian Republik Indonesia.
Nama lengkapnya adalah Kombes Donald Parlaungan Simanjuntak.
Ia menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya sejak 3 Juli 2024.
Sehari setelah menjabat Dirresnarkoba Polda Metro Jaya, ia berhasil membongkar kasus peredaran narkoba jenis sabu seberat 45 kilogram di parkiran RS Fatmawati, Jakarta Selatan.
Kemudian, Donald juga sukses mengamankan empat tersangka pengedar narkotika jaringan internasional bermodus jual beli mobil bekas pada awal November 2024.
Sebelum bertugas sebagai Dirresnarkoba Polda Metro Jaya, Donald sempat mengisi sejumlah posisi di institusi Polri.
| 10 Daftar Jenderal Bintang 3 Terbaru yang Tugas di Luar Polri, Ada Komjen Pol Hendro Pandowo |
|
|---|
| Penyebab Yuni Utami Dipecat dari Polisi, Kembali Bikin Onar dan Sempat Dibawa ke RSJ |
|
|---|
| Kolaborasi Densus 88 AT Polri dan DP3ACSKB Babel Gelar Advokasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak |
|
|---|
| Siasat AKP Deky Naik Pangkat, Bekingi Bandar Narkoba Ishak dan Mery, Tak Puas Tagih Upeti Rp50 Juta |
|
|---|
| Sosok dan Profil Irjen Nanang Avianto Jadi Alumni Akpol 1990 yang Masih Pimpin Polda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250101.jpg)