Tribunners
Digital Citizenship, Modal Penting dalam Disrupsi Teknologi
Kehidupan masyarakat dewasa ini tidak terlepas dari penggunaan teknologi yang terus mengalami perkembangan secara masif.
(4) Komunikasi digital memiliki kaitan dengan segala bentuk interaksi yang dilakukan warga negara. Unsur ini turut menjadi bagian penting untuk diperhatikan karena pencitraan seseorang dalam dunia digital tergambar melalui cara ia berkomunikasi maupun berekspresi melalui unggahan, komentar, ataupun sekadar menyukai sebuah unggahan.
(5) Literasi digital merupakan pengetahuan yang dimiliki warga negara dalam mengoperasikan sarana digital. Hal ini penting untuk dimiliki bagi setiap pengguna digital agar dapat menggunakan setiap sarana sesuai dengan peruntukannya dan memanfaatkannya secara bijaksana.
(6) Perdagangan digital, hal ini berkaitan dengan proses transaksi yang dilakukan melalui beragam aplikasi digital. Seiring waktu transaksi jenis ini menjadi banyak digandrungi, konsekuensinya bagi warga negara ialah perlu pemahaman dalam proses transaksi guna menghindarkan diri dari penipuan maupun kesalahan dalam proses jual beli.
(7) Hak dan kewajiban digital selaras dengan kecakapan warga negara dalam menggunakan sarana digital dengan tetap memperhatikan batasan-batasan yang berkaitan dengan hak orang lain. Masalah hak cipta menjadi bagian penting yang saat ini perlu diperhatikan oleh setiap pengguna digital, tindakan re-upload unggahan orang lain tanpa izin tentunya merupakan hal yang berbenturan dengan kaidah hak.
(8) Keamanan digital, makin tingginya arus penggunaan sarana digital turut menghadirkan banyaknya kerawanan. Maka dari itu warga negara perlu memperhatikan keamanan dirinya, baik keamanan data maupun keamanan finansial yang terhubung secara digital karena saat ini tengah marak penipuan dan kejahatan yang berorientasi pada keuangan.
(9) Kesehatan digital berkaitan dengan pentingnya kesadaran pengguna digital atas risiko kesehatan dirinya baik secara fisik maupun psikologis. Penggunaan teknologi dalam waktu yang panjang tentunya akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, begitu juga dengan kecanduan yang sulit diatasi akan sangat berdampak pada perkembangan psikologi seseorang dan menjauhkan dirinya dari proses sosialisasi secara langsung dengan masyarakat.
Sembilan unsur tersebut menjadi hal pokok yang harus diperhatikan selama menggunakan sarana digital. Beragam hal positif dari perkembangan teknologi merupakan anugerah bagi warga negara saat ini karena dengan hal tersebut berbagai kesulitan dapat diatasi dengan bantuan teknologi. Namun di sisi lain, sebagai warga negara yang cerdas dan bijaksana diperlukan juga pembatasan untuk tidak terlena dengan beragam kemajuan yang ada hingga abai terhadap kesehatan diri, keamanan, maupun tindakan yang melanggar aturan secara etika dan norma.
Kompetensi penting bagi digital citizens
Sejalan dengan beragam tantangan pada era disrupsi teknologi yang saat ini menimbulkan konsep digitalisasi dalam beragam aktivitas kehidupan masyarakat, maka diperlukan beberapa kompetensi sebagai digital citizens/warga negara digital dalam menanggapi tantangan zaman tersebut. Kompetensi yang pertama ialah mengenai pengetahuan digital, pemahaman akan seluk beluk dunia digital menjadi modal utama untuk menjalankan sarana digital secara cerdas dan bijak.
Kompetensi kedua yang tak kalah penting ialah manajemen waktu dalam penggunaan sarana digital. Sebagai makhluk sosial, digital citizens memiliki ruang lain yang tidak boleh dilupakan yakni lingkungan masyarakat untuk tetap menjaga komunikasi dan perannya sebagai bagian dari kehidupan sosial.
Kompetensi ketiga yakni sikap inklusif dalam ruang digital. Hal ini perlu untuk turut mengembangkan lingkungan positif dalam ruang siber yang penuh empati dan jauh dari tindakan perundungan ataupun ujaran kebencian yang timbul hanya karena perbedaan pandangan.
Terakhir, kompetensi yang juga sangat diperlukan bagi digital citizens saat ini ialah pemikiran kritis yang dapat membedakan informasi yang benar dan salah. Kecakapan ini penting untuk menghadirkan filtrasi dari setiap informasi yang masuk. Terlebih saat ini perkembangan informasi palsu maupun rekayasa digital tengah berkembang pesat dengan memanfaatkan ruang siber untuk keuntungan segelintir orang secara pribadi maupun kelompok. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250123_Reza-A-Suntara.jpg)