Inilah Sosok AKBP Bonifacius Surano Ayah Valyano Siswa SPN yang Disebut NPD, Eks Kasat Lantas Depok

AKBP Bonifacius Surano merupakan perwira polisi yang pernah menjabat sebagai Kasat Lantas Polrestro Depok. Ia resmi menjabat sebagai Kasat Lantas Pol

|
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: M Zulkodri
Kolase Facebook Veronica Amalia Putri dan Youtube TV Parlemen
SISWA SPN DIKELUARKAN -- Potret Sosok AKBP Bonifacius Surano dan sang istri, kini menjadi sorotan dalam kasus sang anak, Valyano Boni Raphael. 

Lalu Mei 2017, Bonifacius Surano menjadi Wakapolres Bandung.

Alasan Valyano Gagal Dilantik, Ternyata Pernah Dikeluarkan dari TNI

Kepala SPN Polda Jabar Kombes Dede Yudi Ferdiansyah menjelaskan Valyano Boni Raphael dikeluarkan dari SPN Polda Jabar karena dua alasan.

Pertama Valyano tidak mengikuti jam pelajaran (JP) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Alasan kedua soal mental kepribadian.

Diketahui bahwa Valyano juga pernah dikeluarkan dari TNI AL karena mengalami depresi.

"Saat pengisian Litpers atau PMK, penelusuran mental kepribadian, yang bersangkutan ini tidak pernah mengikuti pendidikan militer ataupun latihan militer. Jadi di sini disebutkan tidak pernah ada. Ini kami sampaikan ada surat dari Kodiklat Angkatan Laut bahwa adanya dikeluarkan kehilangan sebagai siswa, status sebagai siswa kembali ke masyarakat dan dikembalikan ke orang tua dengan alasan menderita sakit dan tidak mengikuti pelajaran selama 69 hari. Ketidakhadiran melebihi 10?ri jumlah seluruh jam pelajaran," katanya.

Selain itu Valyano juga dinilai sebagai pribadi yang malas.

"Selanjutnya itu pelanggaran sedang, berupa malas atau tidak mengikuti kegiatan," jelas Dede.

Valyano Disebut NPD oleh Polwan

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RPD) dengan Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menunjuk-nunjuk polisi wanita yang menyebut siswa sekolah pendidikan polisi (SPN) Valyano Boni Raphael mengalami gangguan jiwa.

Sahroni menegaskan bahwa analisis yang dilakukan Polwan terhadap siswa SPN tersebut dicampuri dengan rasa kebencian.

Ipda Ferren Azzahra Putri mengaku telah ditugaskan memeriksa Valyano.

"Saat itu kami yang ditugaskan memeriksa Faliano Boni Ravael, kami yang melakukan wawancara dan kami yang melakuakn tes psikologi," katanya.

Ia menerangkan alasan menyatakan siswa SPN tersebut mengalami NPD.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved