Kamis, 11 Juni 2026

Pekerja Asal Babel Jadi Korban TPPO

Warga Bangka Belitung Peringkat Ketiga Korban TPPO Terbanyak yang Dipulangkan dari Myanmar

Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung mengatakan warga Bangka Belitung peringkat ketiga korban TPPO terbanyak yang dipulangkan dari Myanmar

Tayang:
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Eddy Iskandar 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak 68 orang asal Bangka Belitung dari 564 warga Indonesia yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang ( TPPO ) akan dipulangkan dari Myanmar pada 18 dan 19 Maret 2025.

Sebagai informasi, awalnya para korban ini nekat berangkat secara ilegal karena tergiur pekerjaan dengan gaji tinggi di Kamboja.

Bukannya mendapatkan pekerjaan yang dijanjikan, mereka malah terjebak di wilayah konflik Myawaddy, Myanmar.

Di Kota Myawady, puluhan warga Bangka Belitung tersebut bersama WNI lainnya justru dipaksa bekerja menjadi pelaku penipuan online (scammer) dan operator judi online. Mereka bekerja di bawah ancaman dan tekanan.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Eddy Iskandar mengatakan warga Bangka Belitung peringkat ketiga korban TPPO terbanyak yang dipulangkan dari Myanmar.

"Dari Provinsi Bangka Belitung ada 68 orang, jadi kita termasuk Provinsi ketiga terbanyak. Pertama itu Sumatera Utara, lalu Provinsi Jawa Barat," ungkap Eddy Iskandar, Senin (17/3/2025).

Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung Eddy Iskandar, bersama dengan Reza yang diduga menjadi korban TPPO di Myanmar, Rabu (5/3/2025).
Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung Eddy Iskandar, bersama dengan Reza yang diduga menjadi korban TPPO di Myanmar, Rabu (5/3/2025). ((Ist/Eddy Iskandar))

Eddy menjelasakan proses pemulangan korban TPPO menggunakan tiga pesawat carter.

Pada 18 Maret 2025, pesawat pertama akan berangkat dari Bandara Don Mueng Bangkok Thailand pukul 05.25 wib dan tiba di Bandara Soekarno Hatta pukul 09.00 wib.

Lalu pesawat kedua akan berangkat pukul 05.40 wib, dan diperkirakan tiba pada pukul 09.45 wib.

Sedangkan untuk pesawat ketiga akan berangkat pada Rabu 19 Maret 2025 pukul 04.00 wib dan tiba di Bandara Soekarno Hatta pukul 07.35 wib.

"Saat tiba di Jakarta akan langsung dibawa ke Asrama Haji Pondok Gede untuk dilakukan assessment selama 2 hari," jelasnya.

Lebih lanjut terkait pemulangan korban TPPO asal Bangka Belitung, pihaknya mengatakan masih akan melakukan rapat dengan sejumlah instansi.

"Kita bersyukur ada kepastian terkait jadwal kepulangan ini, sehingga masyarakat kita yang ada di Myanmar bisa bersama keluarga menjelang lebaran," ungkapnya.

11 Persen Korban TPPO Warga Bangka Belitung

DPRD Babel beserta jajaran langsung mendatangi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI di Jakarta, untuk memperoleh kepastian jadwal kepulangan korban.
DPRD Babel beserta jajaran langsung mendatangi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI di Jakarta, untuk memperoleh kepastian jadwal kepulangan korban. (Ist/DPRD Babel)

Ketua DPRD Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya menyoroti tingginya proporsi korban asal Bangka Belitung, yang mencapai 11 persen dari total pemulangan korban TPPO Indonesia.

Hal ini disampaikan Didit usai mendatangi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI di Jakarta, untuk memperoleh kepastian jadwal kepulangan korban, Kamis (13/3/2025)

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved