Selasa, 21 April 2026

Berita Pangkalpinang

Hidayat Arsani Bariskan & Minta ASN Diduga Berpolitik Tobat, Bank SumselBabel Diminta Turunkan Bunga

Hidayat Arsani Bariskan & Minta ASN Diduga Berpolitik Tobat, Bank SumselBabel Diminta Turunkan Bunga

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
APEL PERDANA - Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani usai memimpin apel perdana di halaman Kantor Gubernur Bangka Belitung, Senin (21/4/2025). 

BANGKAPOS.COM - Sejumlah hal dilakukan dan disampaikan Gubernur Bangka Belitung (Babel Hidayat Arsani pada momen apel perdana di halaman Kantor Gubernur Babel, Senin (21/4/2025).

Ini adalah apel perdana sejak dirinya resmi dilantik menjabat sebagai Gubernur Babel beberapa waktu lalu.

Pada apel perdana ini, Gubernur Babel Hidayat Arsani di antaranya membariskan sejumlah ASN yang diduga berpolitik praktis.

Dia meminta para ASN yang dipanggil meminta maaf dan bertobat.

Memegang tongkat komando Hidayat Arsani yang bertindak sebagai pemimpin apel, memanggil sejumlah Kepala Dinas diantara Kepala Dinas Pendidikan Ervawi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Fery Insani, Kepala BKPSDMD Provinsi Bangka Belitung Susanti hingga Kepala BPBD Bangka Belitung Mikron Antariksa.

Pemanggilan tersebut pun dilakukan saat apel sedang berlangsung.

Para ASN kemudian dibariskan dihadapan seluruh pegawai peserta apel.

Hidayat Arsani mengatakan pemanggilan tersebut dilakukan, sebagai contoh adanya ASN yang diduga bermain politik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu.

"Kenapa saya panggil? karena saya pemimpin yang transparan dan mereka terlibat di dunia politik. Mereka main politik, main politik kalau kalah resiko gak?," ujar Hidayat Arsani.

Hidayat menegaskan para ASN diharapkan tidak lagi bermain politik dan harus fokus dalam melayani masyarakat atau menjalankan roda pemerintahan dengan optimal.

Dia meminta para ASN bertobat.

"Bertobat lah pada masyarakat, PNS tidak dilahirkan untuk politik tapi PNS harus netral untuk masyarakat. Jangan sekali-sekali main politik, karena ini sudah menyalahi aturan," tuturnya.

Meskipun melakukan pemanggilan secara langsung dihadapan seluruh pegawai, Hidayat Arsani memastikan tidak ada unsur dendam pribadi dalam langkahnya tersebut.

"Saya rasa apel agak keras sedikit lah, saya tidak dendam. Kalau mereka meminta maaf, ya saya maafkan. Saya harap lima tahun kedepan, tidak ada lagi yang seperti ini. Saya harap pns ini netral, tidak mengecewakan perasaan hati," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Bank SumselBabel Diminta Turunkan Bunga

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved