Tribunners
Dari Kampus Merdeka Ke Kampus Berdampak - Perguruan Tinggi Sebagai Katalis Perubahan Sosial
Kampus Berdampak melangkah lebih jauh dengan menuntut perguruan tinggi untuk tidak hanya mencetak lulusan kompeten.
Pertama, perguruan tinggi harus merancang mekanisme evaluasi yang mengukur dampak nyata, bukan sekadar jumlah kegiatan.
Kedua, pemerintah perlu menyediakan pendanaan khusus dan mempermudah regulasi kemitraan antara kampus dan pemangku kepentingan di luar akademik.
Ketiga, masyarakat harus dilibatkan sejak awal dalam perencanaan program agar solusi yang ditawarkan benar-benar relevan.
Pada akhirnya, Kampus Berdampak adalah sebuah visi yang mulia—mengembalikan khittah perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial.
Namun, kesuksesannya bergantung pada komitmen semua pihak: kampus harus keluar dari zona nyaman, pemerintah harus mendukung dengan kebijakan yang tepat, dan masyarakat harus terbuka untuk berkolaborasi.
Jika berhasil, Indonesia tidak hanya akan memiliki lulusan yang kompeten, tetapi juga kampus-kampus yang berkontribusi langsung pada pembangunan bangsa.
Jika gagal, ini hanya akan menjadi perubahan kosmetik dalam dunia pendidikan tinggi yang sudah terlalu lama terjebak dalam formalitas. Wallahu a’lam Bisshowab.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250508-Muhammad-Isnaini-Dekan-di-UIN-Raden-Fatah.jpg)