Rabu, 27 Mei 2026

Perang Israel dan Iran

Update Hari Ke-6 Perang Israel dan Iran: Khamenei Sebut Perang Dimulai, Trump Minta Menyerah

Israel mengklaim serangan udaranya menewaskan Ali Shadmani, panglima perang Iran yang baru saja diangkat.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: fitriadi
ABC News
TRUMP ANCAM IRAN - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (kiri) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pada pertemuan G7, Trump menawarkan genjatan senjata antara Iran dan Israel. Bahkan Trumps mengancam Iran jika tidak segera melakukan kesepakatan dengan Israel. 

Shadmani tewas ketika Angkatan Udara Israel menyerang pusat komando militer di pusat Teheran.

Ia dipercaya memiliki pengaruh besar dalam operasi militer Iran yang menargetkan Israel.

Shadami baru empat hari diangkat oleh pemimpin revolusi Islam Iran, Ali Khamenei menjabat komandan markas Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) Khatam Al Anbiya.

Shadmani baru saja menjabat sebagai komandan markas IRGC Khatam Al Anbiya setelah pendahulunya, Gholamali Rashid, yang lebih dulu tewas dalam serangan Israel pada hari pertama, Jumat (13/6).

Sejumlah komandan militer senior, termasuk tokoh-tokoh penting seperti Komandan Garda Revolusi Hossein Salami, Kepala Kedirgantaraan Amir Ali Hajizadeh, serta Kepala Intelijen Mohammad Kazemi, dikabarkan tewas sejak Jumat (13/6/2025) lalu.

Mereka termasuk dalam kelompok penasihat elite yang terdiri dari 15 hingga 20 tokoh, mulai dari komandan Garda Revolusi, ulama, hingga politisi.

Kelompok ini, menurut para sumber, tidak memiliki struktur formal, tetapi rutin dikumpulkan oleh kantor Khamenei untuk membahas isu-isu strategis nasional.

“Para penasihat ini memiliki kesetiaan mutlak kepada Khamenei dan ideologi Republik Islam,” ungkap salah satu sumber, sebagaimana diberitakan Reuters pada Rabu (18/6/2025).

3. AS Mulai Kirim Pesawat ke Timur Tengah?

Akhir pekan ini, pengamat penerbangan melihat sekitar dua lusin tanker Angkatan Udara AS KC-135R dan KC-46A dikerahkan ke Eropa. 

Pesawat semacam itu diperlukan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur yang melakukan operasi garis depan.

Pengamat kemudian mengaitkan pergerakan pesawat itu dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Kemudian pada hari Senin, kapal induk USS Nimitz dialihkan dari Laut Cina Selatan ke Timur Tengah.

Pesawat itu akan bergabung dengan kelompok penyerang kapal induk USS Carl Vinson yang memasuki Laut Arab pada bulan April.

"Sesuai dengan tugas untuk melindungi pasukan AS di Timur Tengah, Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengarahkan Kelompok Serang Kapal Induk Nimitz ke wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS (CENTCOM) untuk mempertahankan postur pertahanan kita dan menjaga personel Amerika. Di Komando Eropa AS (EUCOM) AOR, Angkatan Laut AS terus melakukan operasi di Mediterania Timur untuk mendukung tujuan keamanan nasional AS," kata seorang pejabat pertahanan kepada Newsweek.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved