Jumat, 1 Mei 2026

Tahun Baru Islam 1447 H

Apa Perbedaan Malam 1 Suro dan Muharram? Simak Penjelasan dan Sejarahnya

Muharam merupakan pertanda pergantian tahun baru pada kalender Hijriah. Biasanya, beragam perayaan menyemarakkan momen menyambut Tahun Baru Islam.

Tayang:
Penulis: Agis Priyani | Editor: fitriadi
Tribun Sumsel
MUHARRAM -- Berdasarkan SKB 3 Menteri Nomor 1017 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2024 dan Nomor 2 Tahun 2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025, Tahun Baru Islam akan jatuh pada Jumat, 27 Juni 2025. Pada tanggal ini ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional 1 Muharram Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah. 

Arti 1 Suro bagi masyarakat Jawa

Sementara itu, tanggal 1 Suro yang dikenal sebagai hari sakral masyarakat Jawa merupakan hari pertama pada kalender Jawa. Tentu tidak jauh berbeda dengan pemaknaan 1 Muharam bagi umat Islam.

Dilansir dari NU Online, kata 'suro' berasal dari kata 'asyura' dalam bahasa Arab. Hal ini pertama kali diinisiasi oleh Sultan Agung, pemimpin Kerajaan Mataram Islam. Ia menggabungkan penanggalan Hijriah dengan tarikh Saka.

Dinamakan Suro karena tujuannya agar perayaan tahun baru umat Islam dapat digelar secara bersamaan dan menjadi cara untuk mempersatukan masyarakat Jawa yang terpecah.

Selain itu, 1 Suro juga kerap dikaitkan dengan berbagai mitos. Bulan ini juga dikenal sebagai bulan para makhluk halus.

Oleh karena itu, banyak mitos yang tidak boleh dilanggar saat malam 1 Suro, seperti larangan keluar rumah. Hal ini dikarenakan 1 Suro merupakan bulan yang sakral.

(Bangkapos.com/Tribun Medan/Tribunnews)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved