Kompol Yogi dan Misri Beda Pengakuan di Kasus Kematian Brigadir Nurhadi
Pengacara Kompol Yogi mengatakan bahwa kliennya tertidur selama empat jam saat berada di vila kawasan Gili Trawangan, Lombok, NTB.
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM -- Pengakuan Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Misri Puspita Sari berbeda soal kematian Brigadir Nurhadi.
Keduanya menyampaikan kesaksian yang tidak kompak soal detik-detik Brigadir Nurhadi ditemukan tewas tenggelam.
Tak hanya itu, Kompol Yogi dan Misri juga berbeda pengakuan soal posisi Brigadir Nurhadi saat ditemukan sudah tidak bernyata.
Baca juga: Keluarga Duga Misri jadi Kambing Hitam Kasus Kematian Brigadir Nurhadi, Minta Polisi Transparan
Perbedaan pengakuan ini disampaikan oleh kuasa hukum Kompol Yogi dan ibunda Misri.
Pengacara Kompol Yogi mengatakan bahwa kliennya tertidur selama empat jam saat berada di vila kawasan Gili Trawangan, Lombok, NTB.
Ia meyakini kalau kliennya tidak mengetahui penyebab kematian Nurhadi, apalagi sampai terlibat.
"Tidur jam 17.00 sampai 21.00 WIT. Memang beliau itu ada mengonsumsi obat, itu yang menyebabkan beliau hilang kesadaran, tidur."
"Bang Yogi dari pukul 17.00 sampai 21.00 WIT tidak tahu peristiwa apa yang terjadi," kata Hijrat Priyanto dikutip dari Youtube Tribun Lombok, Senin (14/7/2025).
Baca juga: Sosok Misri Duta Muslimah yang Disewa Kompol Yogi Rp 10 Juta, jadi Tersangka Kasus Brigadir Nurhadi
Sementara itu saat Yogi tidur, kata dia, berdasarkan keterangan saksi bahwa tersangka Ipda Haris Chandra sempat bolak-balik ke vila.
Padahal Ipda Haris dan wanita yang menemaninya, Melanie Putri, sudah kembali ke kamar mereka sebelumnya.
"Dari keterangan saksi ada berapa kali Ipda Haris masuk ke vila itu, menurut Bang Yogi vila itu tidak terkunci karena pintunya rusak," kata dia.
Rupanya Ipda Haris masuk ke villa untuk membangunkan Kompol Yogi karena mendapat telepon dari AKP Reyendra.
"Mau melaporkan bahwa ada peristiwa tahanan kabur. Tapi pas dia video call, katanya Bang Yogi tidur gak bisa dibangunkan," tutur Hijrat.
Saat itu, lanjut dia, Ipda Haris juga memperlihatkan pada AKP Rayendara melalui video call bahwa ada Misri dan ada Nurhadi sedang mandi.
"Bang Yogi itu baru bangun pukul 21.00 WIT, dibangunkan oleh Misri, 'Bang, ini masa di sini tidur aja'," jelasnya.
| HP Brigadir Nurhadi Berhasil Dibuka, Misri Terima Rp35 Juta dari Kompol Yogi, 10 Juta saat di Hotel |
|
|---|
| Harta Kekayaan Kompol Yogi, Cemburu Wanita Sewaan Misri Bersama Brigadir Nurhadi, Tak Ada Mobil |
|
|---|
| Cemburu jadi Motif Kompol Yogi Bunuh Brigadir Nurhadi, Piting Korban hingga Lemas & Dorong ke Kolam |
|
|---|
| Fakta Motif Brigadir Nurhadi Dipiting Kompol Yogi, Cemburu Misri Disewa Rp10 Juta & Korban Berenang |
|
|---|
| Kronologi Lengkap Brigadir Nurhadi Tewas di Tangan 2 Atasan, Dipukul Ipda Haris Dipiting Kompol Yogi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250709-Siapa-Melanie-Putri.jpg)