Jumat, 1 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Tren Jogging Dikalangan Anak Muda Jadi Pembuka Rezeki Tambahan Bagi Fotograper Lepas

Para fotograper yang biasanya ditemukan di spot-spot jogging ternyata dapat memperoleh pundi-pundi rupiah

Tayang:
Bangkapos/Arya Bima Mahendra
TREN JOGGING — Sejumlah anak muda saat olahraga jogging sore hari di sekitaran komplek perkantoran Pemprov Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (16/7/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Moncong lensa mengarah ke setiap pelari yang melintas. Sambil fokus berolahraga, banyak dari mereka yang menatap ke arah kamera.

Ada yang berpose mengepalkan tangan, tersenyum lebar, ada pula yang tetap menatap ke depan dan fokus berolahraga.

Suara jepretan kamera berbunyi berkali-kali, menangkap gambar setiap langkah pelari yang lewat. Itulah yang dilakukan para fotograper lepas ketika sore hari.

Bukan sekedar hobi semata, para fotograper yang biasanya ditemukan di spot-spot jogging ini ternyata dapat memperoleh pundi-pundi rupiah.

20250716 JOGGING
TREN JOGGING — Sejumlah anak muda saat olahraga jogging sore hari di sekitaran komplek perkantoran Pemprov Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (16/7/2025).

Misalnya seperti di kawasan komplek perkantoran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sering dijadikan tempat jogging oleh masyarakat sekitar.

Didominasi oleh kalangan anak muda, lokasi ini jadi salah satu tempat favorit berlatih kebugaran, baik pagi ataupun sore hari.

Momen tersebut lah yang dijadikan peluangan oleh para fotograper lepas dalam mencari tambahan pundi-pundi rupiah.

Salah satunya yang dilakukan oleh Alif. Dirinya memang sering stand by di kawasan komplek perkantoran Pemprov Babel ketika sore hari.

Ketika ada pelari yang melintas, tak jarang dia menyapa mereka bahkan memintanya untuk berpose. Gambat demi gambar dia ambil untuk kemudian diunggah di platform aplikasi FotoYu.

Dari situlah dia bisa memperoleh cuan tambahan dengan menjual foto hasil jepretannya tersebut di aplikasi yang sudah familiar di kalangan pelari itu.

“Fotonya kita jual bang di aplikasi FotoYu,” kata Alif kepada Bangkapos.com, Rabu (16/7/2025).

Harga foto yang dijual beragam sesuai dengan keinginannya. Kendati demikian, hasil foto yang dijual di aplikasi FotoYu masih bisa dikatakan terjangkau, yakni Rp10 ribu atau Rp15 ribu per file foto.

Foto-foto yang kemudian di upload itulah yang nantinya bisa dibeli oleh pelari-pelari yang sebelumnya telah ditangkap gambarnya oleh Alif.

“Jadi sistemnya mereka itu buka aplikasi FotoYu. Terus pas buat akun itu kan mereka diminta selfie, nah habis itu baru nanti dari sistem aplikasinya ngedeteksi wajah mereka, terus langsung muncul nanti foto-foto mereka tadi,” ucap Alif yang juga berprofesi sebagai fotograper wedding ini.

Lanjut dia, setiap foto pelari yang mereka beli di aplikasi FotoYu, dipotong komisi sebesar 10 persen oleh pihak aplikasi.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved