Minggu, 31 Mei 2026

Bangka Pos Hari Ini

Bangunan SPAM Rindik Roboh Termakan Usia, Sejak 2025 Dibangun Belum Pernah Diperbaiki

Elfan Rulyadi, mengatakan sejak kemarin pihaknya telah turun ke lokasi guna melakukan proses evakuasi, dengan target secepatnya pelayanan

Tayang:
Penulis: Hendra CC | Editor: Hendra
(Dokumentasi Dinas PUPR Kabupaten Bangka Selatan)
SPAM RINDIK AMBRUK - Bangunan Pompa SPAM milik Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan di Desa Rindik ambruk, Selasa (15/7/2025). Bangunan tersebut ambruk setelah tiang penyangga bangunan keropos akibat dimakan usia. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bangunan pompa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) milik Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, di Desa Rindik, Kecamatan Toboali, ambruk. Peristiwa itu terjadi pada Senin (14/7) malam.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, dampak dari bangunan yang rusak mengakibatkan pendistribusian air bersih ke rumah warga di sejumlah wilayah turut terdampak.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangka Selatan, Elfan Rulyadi, mengatakan sejak kemarin pihaknya telah turun ke lokasi guna melakukan proses evakuasi, dengan target secepatnya pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat berjalan kembali.

Diketahui, ambruknya rumah pompa SPAM mengakibatkan pompa serta mesin penyedot air bernilai puluhan juta tenggelam ke dasar sumber air.

“Saat ini kawan-kawan di lapangan masih fokus untuk pengangkatan mesin dan ponton SPAM,” kata Elfan Rulyadi, Rabu (16/7).

TINJAU SPAM RINDIK - Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan dari Fraksi Partai Demokrat, yakni Suwandi, Sandi dan Hendri saat meninjau SPAM Rindik di Desa Rindik, Senin (23/9/2024) silam.
SPAM RINDIK - Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan dari Fraksi Partai Demokrat, yakni Suwandi, Sandi dan Hendri saat meninjau SPAM Rindik di Desa Rindik, pada Senin (23/9/2024) silam. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Elfan mengakui, robohnya bangunan SPAM di Desa Rindik disebabkan oleh faktor alam dan usia bangunan. Tiang penyangga bangunan sudah keropos karena dimakan usia.

Pasalnya, pembangunan SPAM di Desa Rindik telah dilakukan sejak tahun 2005 dan belum dilakukan perbaikan karena keterbatasan anggaran.

Adapun di dalam bangunan itu terdapat mesin pompa air utama yang melayani sejumlah wilayah di Kecamatan Toboali.

Rumah pompa itu biasanya digunakan untuk memindahkan atau menaikkan debit air, termasuk mengatur besarnya debit air yang dapat dikeluarkan oleh pompa air.

“Bangunan yang roboh memang merupakan mesin pompa utama. Namun masih ada mesin dengan kapasitas kecil yang masih beroperasi,” jelas Elfan.

Diakuinya, terdapat beberapa wilayah yang terdampak dari ambruknya bangunan pompa SPAM di Desa Rindik. Ada delapan wilayah, mulai dari Desa Rindik, Desa Kepoh, Desa Gadung, dan Kelurahan Teladan. Lalu wilayah Bukit Permai, Kampung Baru, Lalang Tunu, dan Angsana.

Guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, sejumlah langkah alternatif telah dilakukan oleh Dinas PUPR.

Misalnya, dengan mengoptimalkan penggunaan mesin pompa air berkapasitas kecil di SPAM Rindik, termasuk melakukan interkoneksi sambungan pipa air dari SPAM Baher dan SPAM Parit 9.

Langkah ini untuk meningkatkan distribusi dan tekanan air agar masyarakat di delapan wilayah tersebut mendapatkan pasokan air bersih yang cukup. Pemerintah daerah ingin memastikan ketersediaan air bersih yang lebih merata ke semua pelanggan.

“Mesin kecil di SPAM Rindik tetap menjangkau semua daerah tersebut. Namun jam operasional distribusi air lebih pendek,” ucapnya.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved