Minggu, 12 April 2026

Terungkap, Begini Modus Canggih Penyelundupan Timah dari Belitung ke Batam

Penyelundupan pasir timah ilegal dari Bangka Belitung akan diselundupkan ke Batam, Kepulauan Riau, menggunakan metode transit di tengah laut.

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
(posbelitung.co/dede s) 
PELAKU PENYELUNDUPAN TIMAH - Jajaran Polres Belitung dan Subdit Tipidter Ditkrimsus Polda Babel menggelar konfrensi pers pengungkapan penyeludupan timah pada Kamis (24/7/2025). 

BANGKAPOS.COM--Penyelundupan pasir timah ilegal dari Bangka Belitung kembali terungkap.

Namun yang menjadi sorotan kali ini adalah modus licik dan terorganisir lintas provinsi yang digunakan pelaku untuk menghindari jeratan hukum.

Tim gabungan dari Subdit Tipidter Krimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Satreskrim Polres Belitung menggagalkan pengiriman hampir 5 ton pasir timah (tepatnya 4.950 kilogram) yang rencananya akan diselundupkan ke Batam, Kepulauan Riau, menggunakan metode transit di tengah laut.

Modus ini menunjukkan adanya jejaring penyelundupan yang tidak melibatkan aktor lokal, melainkan dikendalikan oleh pemodal luar daerah dengan struktur teknis yang rapi.

“Barang dimuat di kapal kayu kecil, lalu akan dipindahkan ke speedboat di tengah laut. Ini bukan penyelundupan biasa, ini kejahatan yang terorganisir,” ujar AKBP M Iqbal Surbakti, Kasubdit Tipidter Ditkrimsus Polda Babel saat konferensi pers, Kamis (24/7).

“Penyeludupan ini kejahatan yang terorganisir dan sangat merugikan daerah Bangka dan Belitung,” ujarnya

Ia menjelaskan kronologis berawal saat tim mendapat informasi adanya aktifitas penyeludupan pasir timah pada Rabu (23/7). Setelah dilakukan penyelidikan, tim langsung mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 18.00 WIB.

“Saat tiba di lokasi, tim menemukan aktivitas pemindahan karung ke perahu, yang diduga karung itu berisi timah,” kata Iqbal.

Tim kemudian mengamankan pelaku beserta barang bukti dan langsung dibawa ke Mapolres Belitung. 

“Berdasarkan keterangan tersangka, timah ini akan dibawa ke Batam menggunakan speedboat yang menunggu di tengah laut,” sebut Iqbal.

Ia menjelaskan di lokasi kejadian, timah tersebut dimuat ke kapal kayu dengan ukuran 6 gross ton (GT) di Pantai Sengkelik.

Rencananya, dari kapal kayu tersebut diangkut menuju tengah laut.

Nantinya, puluhan karung timah ilegal itu akan kembali dipindahkan ke speedboat dan dilanjutkan ke Batam.

“Jadi niatnya mau dipindahkan di tengah laut tapi sudah kami lakukan penindakan saat di pantai,” kata Iqbal.

Jalur Tengah Laut, Cara Baru Hindari Patroli

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved