Jumat, 5 Juni 2026

Berita Viral

Tak Ada Ampun, Bupati Mamasa Copot Kepala Puskesmas Gara-gara Pasien Meninggal

Lina Limbong (45), seorang pasien meninggal dunia diduga akibat minimnya pelayanan di Puskesmas Nosu, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Tayang:
Editor: Fitriadi
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
JENAZAH PASIEN - Ilustrasi Jenazah. Lina Limbong (45), seorang pasien meninggal dunia diduga akibat minimnya pelayanan di Puskesmas Nosu, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Akibatnya, dr Adolfina dari jabatan Kepala Puskesmas Nosu. 

BANGKAPOS.COM, MAMASA -  Bupati Mamasa, Welem Sambolangi mencopot dr Adolfina dari jabatan Kepala Puskesmas (Kapus) Nosu Kecamatan Nosu.

Keputusan tegas ini diambil Bupati Mamasa setelah terjadi kasus pasien kritis meninggal dunia di Puspesmas Nosu.

Sebelum mencopot kepala puskesmas, Welem menurunkan tim investigasi untuk menelusuri informasi ada pasien telanjar hingga meninggal.

Baca juga: Viral Video Penumpang Lion Air Teriak Sebut Ada Bom di Pesawat, Maskapai Periksa Ulang Bagasi

"Iya benar (kepala Puskesmas Nosu dicopot)," ujar Welem Sambolangi kepada Tribun-Sulbar.com, Minggu (3/8/2025).

Welem menjelaskan, saat ini yang jabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Kapus Nosu yakni KTU Puskesmas Nosu.

"Saya SK-kan KTU Puskesmas Nosu jadi Plt," jelas Welem via pesan WhatsApp kepada Tribun-Sulbar.com.

Lina Limbong (45), seorang pasien meninggal dunia diduga akibat minimnya pelayanan di Puskesmas Nosu, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Jarak rumah Lina di Desa Batu Papan, Kecamatan Nosu sekitar tiga kilometer dari Puskesmas Nosu.

Baca juga: Kisah Keberanian Marsma Fajar Dekati Dua Jet Temput AS di Langit Bawean 22 Tahun Silam

Kasus ini ramai diperbincangkan usai sebuah video pasien kritis tidak mendapat penanganan medis sebelum meninggal dunia.

Video tersebut disiarkan langsung melalui akun Facebook bernama Karyaindah Rombelinggi, Jumat (1/8/2025).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Mamasa, dr Ratna Sari Dewi mengatakan pihaknya langsung menginvestigasi terkait kasus tersebut.

"Kami akan turun langsung ke Puskesmas Nosu untuk investigasi lapangan," kata dr. Ratna saat ditemui di Rumah Jabatan Bupati Mamasa, Sabtu (2/8/2025).

Ia menambahkan, tim investigasi juga akan melibatkan Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Kekurangan Tenaga Medis

Ratna mengungkapkan Puskesmas Nosu kekurangan tenaga medis.  Saat ini hanya terdapat lima orang perawat berstatus PNS.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved