Berita Bangka
Lanal Babel Gagalkan 3 Penyelundupan Pasir Timah, Danlanal Tegaskan Tak Ada Oknum Aparat Terlibat
Tidak ada kompromi. Siapapun yang menyelundupkan akan kami tangkap dan proses,
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: M Ismunadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dalam kurun tiga bulan terakhir, Pangkalan TNI AL (Lanal) Bangka Belitung berhasil membongkar tiga upaya penyelundupan pasir timah di wilayah hukumnya.
Hal itu diungkap dalam konferensi pers di Mako Lanal Babel, Belinyu, Kabupaten Bangka, Kamis (14/8/2025).
Kasus pertama terjadi pada 30 Mei 2025, saat KM Indah Jaya diamankan di alur pelayaran Pelabuhan Pangkalbalam. Tim intel Lanal menemukan muatan sekitar 41,194 ton pasir timah di kapal tersebut.
Kasus kedua terungkap 26 Juli 2025 di Pantai Jambosag, Kabupaten Bangka. Satu truk Mitsubishi Fuso berisi 100 karung (sekitar 5 ton) pasir timah diamankan, yang rencananya akan dipindahkan ke kapal di Tanjung Kelayang.
Terbaru, 11 Agustus 2025 di Pesisir Pantai Kampung Nelayan 2 Sungailiat, Tim Trisula Lanal Babel menggagalkan upaya penyelundupan 80 karung pasir timah (sekitar 4 ton) yang disembunyikan dengan cara ditimbun di tanah pesisir.
Baca juga: Tiga Bulan, Tiga Kasus Penyelundupan Timah Terungkap di Babel
Menurut Danlanal Babel, Kolonel Laut (P) Ipul Saepul, barang bukti kasus pertama sudah diserahkan ke KPKNL untuk proses lelang, sedangkan kasus kedua dan ketiga dilimpahkan ke penyidik PPNS Kementerian ESDM.
Soal pemilik pasir timah, Kolonel Ipul mengatakan tidak ada yang mau mengakui.
“Kalau mengakui sama saja menyerahkan diri, pasti mereka menghindar,” ujarnya.
Ia memastikan pihaknya fokus pada penanganan barang bukti, sementara tim intel akan melanjutkan penyelidikan terkait pelaku.
Menanggapi dugaan keterlibatan aparat, Kolonel Ipul menegaskan tidak ada indikasi ke arah tersebut.
“Tiga kali kita menangkap, pelaku yang di kapal maupun di pantai tidak ada yang tertangkap di lokasi,” jelasnya.
Ia juga menuturkan ketiga kasus itu tidak saling berkaitan. Modus yang digunakan pun berbeda, mulai dari menggunakan kapal, memuat di truk, hingga menimbun di pesisir pantai.
“Insya Allah kita akan terus meminimalkan aksi penyelundupan ini agar kerugian negara bisa ditekan,” tegasnya.
Kolonel Ipul mengimbau pengusaha timah menjalankan usaha secara legal.
“Tidak ada kompromi. Siapapun yang menyelundupkan akan kami tangkap dan proses,” ujarnya.
Dari pihak PPNS Direktorat Penanganan Aset Barang Bukti Gakkum Kementerian ESDM RI, Firdaus menyebut penyidikan masih berjalan dan dilakukan koordinasi lintas instansi.
Untuk sementara, barang bukti dititipkan di Lanal Babel sebelum dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)
| Harga CPO Sedang Bagus, Apkasindo Bangka Minta Perusahaan Beli Sawit Petani Diatas Rp 3.000 per Kg |
|
|---|
| Sudah Diberikan Ultimatum, Sejumlah Unit Ponton TI Ilegal Ditemukan Masih Beroperasi di DAS Baturusa |
|
|---|
| Menginap Dulu di Asrama Haji Babel, Calon Jamaah Haji Bangka akan Diberangkatkan Mulai 2 Mei |
|
|---|
| Bupati Bangka Tegaskan Para Kades Harus Berani Hadapi Tekanan, Singgung soal Sumbangan |
|
|---|
| Satpol PP Bangka Tertibkan Obat Ilegal, Ini Ciri dan Tips Hindarinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250814_Kolonel-Ipul-Saepul.jpg)