Selasa, 19 Mei 2026

Korban Kapal Pecah Hanyut ke Bangka

Tragedi Laut Gelasa: Tim SAR Evakuasi Kapten, 8 ABK Masih Misterius

Tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap delapan anak buah kapal (ABK) KM Osela yang dilaporkan hilang setelah kapalnya tenggelam.

Tayang:
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: M Ismunadi
Dokumentasi SAR Pangkalpinang
KM OSELA TENGGELAM - Upaya pencarian oleh tim SAR Gabungan terhadap 8 orang nelayan ABK KM Osela yang tenggelam di perairan utara Pulau Gelasa, Senin (18/8/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pencarian terhadap delapan anak buah kapal (ABK) KM Osela yang dilaporkan hilang setelah kapalnya tenggelam di perairan utara Pulau Gelasa, Kabupaten Bangka, masih terus dilakukan tim gabungan.

Operasi penyelamatan akan kembali dilanjutkan pada Selasa (19/8/2025) pagi.

Dalam insiden ini, satu orang berhasil diselamatkan, yakni Hamzah (41), kapten kapal.

Ia ditemukan dalam kondisi selamat di sebuah bagan nelayan, Senin (18/8/2025) sekitar pukul 15.55 WIB.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari Kantor SAR Pangkalpinang, Dit Polairud Polda Bangka Belitung, Satpolair Polres Bangka, BPBD Bangka, serta sejumlah pihak terkait.

“Korban atas nama Hamzah berhasil dievakuasi ke KN SAR Karna, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang, Danu Wahyudi kepada Bangkapos.com, Senin (18/8/2025).

Dalam operasi tersebut, selain mengerahkan kapal SAR, tim juga dibantu helikopter milik Polda Babel.

Helikopter itu melakukan penyisiran dari lokasi kejadian hingga titik ditemukannya korban selamat.

Namun hingga Senin sore, delapan ABK lainnya belum ditemukan.

“Pencarian akan kembali dilakukan esok hari dengan memperluas area operasi,” tambah Danu.

Adapun identitas kedelapan ABK KM Osela yang masih dalam pencarian adalah:

  1. Yogi (20 tahun)
  2. Taufik (27 tahun)
  3. Rizki (22 tahun)
  4. Niko (30 tahun)
  5. Salim (32 tahun)
  6. Mances (30 tahun)
  7. Abi Mayu (18 tahun)
  8. Jordi (25 tahun)
HAMZAH DIEVAKUASI - Kondisi Hamzah saat dievakuasi oleh tim gabungan, Senin (18/8/2025) sore setelah sebelumnya dia terombang-ambing dan terdampar di bagan Perairan Tuing, Mapur sejak Jumat (15/8/2025).
HAMZAH DIEVAKUASI - Kondisi Hamzah saat dievakuasi oleh tim gabungan, Senin (18/8/2025) sore setelah sebelumnya dia terombang-ambing dan terdampar di bagan Perairan Tuing, Mapur sejak Jumat (15/8/2025). (Dokumentasi SAR Pangkalpinang)

Baca juga: Breaking News: Kapal Pecah di Belitung, 1 Nelayan Terdampar di Bagan Sungailiat, 8 Orang Hilang

Diberitakan sebelumnya, Hamzah (41), kapten kapal asal Lombok, akhirnya berhasil diselamatkan tim gabungan setelah empat hari terombang-ambing di laut dan terdampar di sebuah bagan perairan Tuing, Mapur, Kabupaten Bangka.

Kondisinya tampak lemah saat dievakuasi Tim SAR Pangkalpinang, Senin (18/8/2025) sore.

Hamzah segera diberi minuman hangat dan pertolongan pertama setelah bertahan hidup seadanya sejak Jumat (15/8/2025).

Ia merupakan nakhoda KM Osela yang pecah dihantam ombak besar di perairan Karang Mardalena, Pulau Gelasa.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved