Korban Kapal Pecah Hanyut ke Bangka
Tragedi Laut Gelasa: Tim SAR Evakuasi Kapten, 8 ABK Masih Misterius
Tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap delapan anak buah kapal (ABK) KM Osela yang dilaporkan hilang setelah kapalnya tenggelam.
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: M Ismunadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pencarian terhadap delapan anak buah kapal (ABK) KM Osela yang dilaporkan hilang setelah kapalnya tenggelam di perairan utara Pulau Gelasa, Kabupaten Bangka, masih terus dilakukan tim gabungan.
Operasi penyelamatan akan kembali dilanjutkan pada Selasa (19/8/2025) pagi.
Dalam insiden ini, satu orang berhasil diselamatkan, yakni Hamzah (41), kapten kapal.
Ia ditemukan dalam kondisi selamat di sebuah bagan nelayan, Senin (18/8/2025) sekitar pukul 15.55 WIB.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari Kantor SAR Pangkalpinang, Dit Polairud Polda Bangka Belitung, Satpolair Polres Bangka, BPBD Bangka, serta sejumlah pihak terkait.
“Korban atas nama Hamzah berhasil dievakuasi ke KN SAR Karna, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang, Danu Wahyudi kepada Bangkapos.com, Senin (18/8/2025).
Dalam operasi tersebut, selain mengerahkan kapal SAR, tim juga dibantu helikopter milik Polda Babel.
Helikopter itu melakukan penyisiran dari lokasi kejadian hingga titik ditemukannya korban selamat.
Namun hingga Senin sore, delapan ABK lainnya belum ditemukan.
“Pencarian akan kembali dilakukan esok hari dengan memperluas area operasi,” tambah Danu.
Adapun identitas kedelapan ABK KM Osela yang masih dalam pencarian adalah:
- Yogi (20 tahun)
- Taufik (27 tahun)
- Rizki (22 tahun)
- Niko (30 tahun)
- Salim (32 tahun)
- Mances (30 tahun)
- Abi Mayu (18 tahun)
- Jordi (25 tahun)
Baca juga: Breaking News: Kapal Pecah di Belitung, 1 Nelayan Terdampar di Bagan Sungailiat, 8 Orang Hilang
Diberitakan sebelumnya, Hamzah (41), kapten kapal asal Lombok, akhirnya berhasil diselamatkan tim gabungan setelah empat hari terombang-ambing di laut dan terdampar di sebuah bagan perairan Tuing, Mapur, Kabupaten Bangka.
Kondisinya tampak lemah saat dievakuasi Tim SAR Pangkalpinang, Senin (18/8/2025) sore.
Hamzah segera diberi minuman hangat dan pertolongan pertama setelah bertahan hidup seadanya sejak Jumat (15/8/2025).
Ia merupakan nakhoda KM Osela yang pecah dihantam ombak besar di perairan Karang Mardalena, Pulau Gelasa.
| Harapan Hamzah Sang Kapten KM Osela Pudar, Hilangnya 6 ABK di Pulau Gelasa, Pencarian Dihentikan |
|
|---|
| Pencarian 7 Hari KM Osela Ditutup, Harapan Temukan 6 ABK Pupus di Gelombang Laut |
|
|---|
| Kisah Hamzah, Awal Kapten KM Osela Terpisah dari 8 ABK, Kapal Hancur, Berharap 6 Pemancing Selamat |
|
|---|
| Sepekan Hilang, Hari Kelima Pencarian Enam ABK KM Osela Difokuskan Lewat Pemantauan Udara |
|
|---|
| Kapten Kapal dan 2 ABK KM Osela Selamat, Masih Trauma Ombak, 6 ABK Belum Ditemukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250818_Giat-Operasi-SAR-Pencarian.jpg)