Jumat, 24 April 2026

Korban Kapal Pecah Hanyut ke Bangka

Breaking News: Istri ABK KM Osela Terima Kabar Dua Nelayan Diselamatkan Kapal Kargo Menuju Batam

Rasa lega Ayu semakin bertambah setelah melakukan video call dan melihat langsung kondisi dua kerabat suaminya itu. Meski wajah...

posbelitung.co/dede s 
TERIMA TELEPON -- Istri ABK menerima telpon dari kru kapal yang menyelamatkan dua ABK KM Osela pada Selasa (19/8/2025). 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Kabar gembira datang dari peristiwa tenggelamnya KM Osela di Perairan Pulau Gelasa. Dua anak buah kapal (ABK) bernama Niko dan Rizki berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh kru kapal kargo yang tengah berlayar menuju Batam, Selasa (19/8/2025) malam.

Informasi ini pertama kali diterima Ayu, istri salah satu ABK bernama Yogi, melalui panggilan telepon dari nomor tak dikenal sekitar pukul 20.04 WIB.

“Alhamdulillah ya Allah, dua orang Rizki sama Niko sudah ditemukan,” ungkap Ayu penuh syukur saat menerima kabar tersebut.

Rasa lega Ayu semakin bertambah setelah melakukan video call dan melihat langsung kondisi dua kerabat suaminya itu. Meski wajah keduanya tampak sedikit membengkak, namun mereka masih bisa berkomunikasi dengan baik.

Berdasarkan informasi, kapal kargo yang menyelamatkan kedua ABK itu dijadwalkan tiba di Pelabuhan Kabil, Batam, pada 21 Agustus 2025.

Baca juga: Polres Belitung Dirikan Posko Informasi untuk Keluarga Korban KM Osela yang Tenggelam

Kabar selamatnya Niko dan Rizki memberikan harapan besar bagi keluarga ABK lainnya yang hingga kini masih menunggu kepastian nasib orang-orang terkasih mereka.

Sebelumnya diberitakan, 

Tim SAR gabungan memulai operasi hari kedua pencarian terhadap 8 Anak Buah Kapal (ABK), KM Osela, Selasa (19/8/2025) pagi.

Proses pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi menjadi 5 SRU (Search and Rescue Unit) atau 5 tim dengan menggunakan 5 alut (peralatan utama). 

Untuk SRU I yakni menggunakan alut KN SAR KARNA 246 dengan luas area pencarian 800 Nm⊃2;. Selanjutnya, untuk SRU II alut yang akan digunakan dalam penyisiran ini KN Belut Laut 406 dengan luas area pencarian 800 Nm⊃2;.

Sedangkan SRU III KN SAR 201 akan melakukan pencarian dengan luas 500 Nm⊃2;. SRU IV dengan luas area pencarian 500 Nm⊃2; dengan menggunakan alut Kapal Catamaran 501.

Kemudian untuk SRU V alut yang digunakan yakni Helikopter NBO-105/P-1102 Polda Kepulauan Bangka Belitung dengan melakukan penyisiran dengan rute terbang dari Helipad Polda ke Bagan penemuan dengan kordinat 1°31'56.76"S 106°20'15.00"E dan selanjutnya menuju Titik 1° 9'9.15" 105°59'20.08"E setalah itu Kembali lagi ke Helipad Polda Kepulauan Babel.

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, I Made Oka Astawa mengungkapkan, pada pencarian hari kedua ini, Tim SAR Gabungan akan melakukan pencarian dengan metode search patern secara visual dan coverage (cakupan) pencarian seluas 2600 Nm⊃2;.

“Selanjutnya apabila kami menemukan korban akan kami evakuasi ke RSUD Depati Hamzah,” kata Oka.

Adapun unsur-unsur yang terlibat pada pencarian hari kedua ini antara lain yakni tim Rescuer Kansar Pangkalpinang, Rescuer USS Belinyu, ABK KN SAR Karna, ABK KN SAR 201, Ditpolairud Polda Babel, ABK KN Belut Laut 406, ABK Catamaran 501, Crew Helikopter BO-105/P1102 Polda Kepulauan Babel, Bidokkes Polda Kep. Babel, Satpolairud Polres Bangka Tengah, Satpolairud Polres Bangka, BKK Pangkalpinang, BPBD Bangka dan Nelayan Setempat.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved