Berita Pangkalpinang

Dapatkan Pupuk Subsidi, DPKP Babel Usulkan Penambahan Komoditas ke Kementerian Pertanian

Sedang dalam melakukan proses pengusulan komoditas unggulan daerah ke Ditjen PSP, Kementerian Pertanian untuk mendapatkan fasilitasi pupuk subsidi

|
Penulis: Riki Pratama | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Romdhoni 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sehubungan dengan adanya pemberitaan pada media online Bangkapos.com, tanggal 10 Agustus 2023, terkait permintaan pupuk subsidi untuk petani lada oleh dua pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sejalan dengan permintaan dua pimpinan DPRD Provinsi Bangka Belitung ke Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian RI.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Romdhoni, mengatakan memang sedang dalam melakukan proses pengusulan komoditas unggulan daerah ke Ditjen PSP, Kementerian Pertanian untuk mendapatkan fasilitasi pupuk subsidi

Ia menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu dijelaskan bahwasannya pengusulan komoditas unggulan daerah khususnya lada untuk mendapatkan fasilitasi pupuk subsidi, sudah diusulkan sejak 2022.

Berdasarkan surat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung kepada Menteri Pertanian dengan Nomor: 520/0109/DPKP-II, tanggal 23 Maret 2022 perihal Permohonan Alokasi Pupuk Bersubsidi Tanaman Lada pada 2022.

Dia menjelaskan, pada 31 Juli 2023, telah dilaksanakan Video Conference (Zoom Meeting ID:312 570 5976) dengan agenda evaluasi penyaluran dan pembahasan persiapan transformasi kebijakan pupuk bersubsidi.

Dengan peserta Zoom, Dirjen PSP Kementan, Direktur Pupuk dan Pestisida Ditjen PSP Kementan, Kapus Sosial, Ekonomi dan Kebijakan Pertanian Kementan, Pusdatin Kementan dan Dinas Pertanian Provinsi seluruh Indonesia. 

"Pembahasan Zoom Meeting lebih difokuskan kepada diskusi terkait penambahan komoditas unggulan daerah yang akan difasilitasi mendapatkan pupuk subsidi," kata Edi kepada Bangkapos.com, Rabu (16/8/2023) di tempat kerjanya.

Ia mengatakan, provinsi dimintai tanggapan oleh Direktur Pupuk terhadap komoditi apa yang akan diusulkan. 

"Untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tetap mengusulkan komoditi lada untuk ditambahkan dalam komoditi yang akan mendapat fasilitasi pupuk subsidi. Atau dapat dilihat dalam notulen rapat dari Ditjen PSP, Kementerian Pertanian tanggal 31 Juli 2023," katanya.

Selanjutnya sambung Edi, pada 8 Agustus 2023 telah dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) terkait pengusulan komoditas unggulan daerah, untuk penerimaan pupuk bersubsidi di ruang rapat kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dengan peserta, saat itu, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Badan Standarisasi dan Instrumen Pertanian (BSIP) Litbang Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Lingkup kabupaten/kota, dan staf Bidang PSP. 

"Hasil pembahasan dalam FGD bahwasanya enam kabupaten, Bangka, Bangka Selatan, Belitung Timur, Bangka Tengah, Bangka Barat, dan Belitung. Mengusulkan komoditas lada untuk diusulkan mendapatkan fasilitasi pupuk subsidi. Sedangkan Kota Pangkalpinang mengusulkan nenas diusulkan mendapatkan fasilitasi pupuk subsidi," katanya.

Lebih jauh, dikatakan Edi, proses pengusulan ini disertai dengan surat bupati terkait permohonan komoditas tambahan untuk mendapatkan fasilitasi pupuk Subsidi. 

"Usulan dari kabupaten dikuatkan dengan adanya kajian-kajian terkait pengembangan komoditas lada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara statutory, atau dapat dilihat dalam Notulen Rapat, 8 Agustus 2023," katanya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved