Senin, 8 Juni 2026

Harga Emas

Harga Emas Hari Ini 15 Desember, Galeri24, UBS dan Antam Stagnan Setelah Beberapa Hari Cetak Rekor

Harga emas batangan merek Galeri24, UBS dan Antam pada perdagangan pagi ini Senin (15/12/2025) sama dengan hari sebelumnya, Minggu (14/12/2025).

Tayang:
Editor: Fitriadi
Tribunnews.com/Jeprima
EMAS ANTAM - Karyawati menunjukkan emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Harga emas batangan Antam bergerak fluktuatif dalam sepekan ini, periode 8–14 Desember 2025. 

Pegadaian menjual emas batangan dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram. Khusus produk Galeri 24, tersedia pula emas batangan berukuran 1.000 gram.

Harga Emas Antam Sepekan Sentuh Level Tertinggi

Harga emas batangan Antam bergerak fluktuatif dalam sepekan ini, periode 8–14 Desember 2025.

Meski sempat terkoreksi di awal pekan, harga emas Antam logam mulia berakhir menguat dan mencatatkan level tertinggi pada akhir pekan.

Pada awal pekan, Senin (8/12), harga emas Antam ukuran 1 gram naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.409.000 per gram, dari posisi sehari sebelumnya Rp 2.404.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali berada di level Rp 2.269.000 per gram.

Memasuki Selasa (9/12), harga emas Antam terkoreksi Rp 6.000 ke posisi Rp 2.403.000 per gram. Namun, tren berbalik pada Rabu (10/12) ketika harga naik Rp 13.000 menjadi Rp 2.416.000 per gram.

Kenaikan berlanjut pada Kamis (11/12). Harga emas kembali naik Rp 15.000 ke level Rp 2.431.000 per gram.

Penguatan masih terjadi pada Jumat (12/12), dengan lonjakan Rp 22.000 sehingga harga emas mencapai Rp 2.453.000 per gram.

Pada Sabtu (13/12), harga emas Antam kembali menguat ke posisi Rp 2.462.000 per gram.

Angka tersebut menjadi level tertinggi harga emas Antam selama sepekan terakhir. Adapun harga buyback Antam pada akhir pekan berada di level Rp 2.322.000 per gram.

Pada Minggu (14/12), berdasarkan laman Logam Mulia harga emas Antam masih sama Rp 2.462.000 per gram.

Prediksi Harga Emas 2026

Banyak analis meyakini, harga emas masih akan naik pada 2026, dan permintaannya tetap tinggi sepanjang tahun.

“Alasan strategis untuk menyimpan emas tetap kuat hingga 2026,” kata Joseph Cavatoni dari World Gold Council.

Menurutnya, nilai emas tetap relevan sebagai alat diversifikasi, aset likuid, serta pelindung dari gejolak ekonomi dan inflasi.

Ben Nadelstein dari Monetary Metals menambahkan bahwa kenaikan harga emas masih mungkin berlanjut karena dolar AS masih berpotensi melemah.

Sumber: bangkapos
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved