Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Bangka Belitung

Satgas PKH Babel Bongkar Persembunyian 25 Ekskavator, Ada yang Dikubur Sedalam 6 Meter

Satgas PKH Babel kembali menemukan 25 ekskavator ilegal yang disembunyikan di Lubuk Besar, bahkan ada yang dikubur hingga sedalam ...

Tayang: | Diperbarui:
Satgas PKH Babel Bongkar Persembunyian 25 Ekskavator, Ada yang Dikubur Sedalam 6 Meter - 20251126-SATGAS-PKH-Alat-berat-jenis-ekskavator-saat-ditemukan-tim-Satgas-1.jpg
Istimewa/ Satgas
SATGAS PKH -- Alat berat jenis ekskavator, saat ditemukan tim Satgas PKH Korwil Babel di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bateng, Senin (24/11/2025).
Satgas PKH Babel Bongkar Persembunyian 25 Ekskavator, Ada yang Dikubur Sedalam 6 Meter - 20251126-SATGAS-PKH-Alat-berat-jenis-ekskavator-saat-ditemukan-tim-Satgas-2.jpg
Istimewa/ Satgas
SATGAS PKH -- Alat berat jenis ekskavator, saat ditemukan tim Satgas PKH Korwil Babel di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bateng, Senin (24/11/2025).
Satgas PKH Babel Bongkar Persembunyian 25 Ekskavator, Ada yang Dikubur Sedalam 6 Meter - 20251126-SATGAS-PKH-Alat-berat-jenis-ekskavator-saat-ditemukan-tim.jpg
Istimewa/ Satgas
SATGAS PKH -- Alat berat jenis ekskavator, saat ditemukan tim Satgas PKH Korwil Babel di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bateng, Senin (24/11/2025).
Satgas PKH Babel Bongkar Persembunyian 25 Ekskavator, Ada yang Dikubur Sedalam 6 Meter - 20251126-SATGAS-PKH-Alat-berat-jenis-ekskavator-saat-ditemukan-tim-Satgas-3.jpg
Istimewa/ Satgas
SATGAS PKH -- Alat berat jenis ekskavator, saat ditemukan tim Satgas PKH Korwil Babel di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bateng, Senin (24/11/2025).

Banyak juga temuan persembunyian ini yang dilaporkan oleh masyarakat yang terpanggil hatinya untuk menjadi bagian dari upaya penertiban ini.

Terutama kerusakan lingkungan sudah sampai titik kritis, tambang ilegal telah menimbulkan kerusakan ekologis yang sangat serius, termasuk erosi ekstrem dan kerusakan struktur tanah, sedimentasi sungai dan pencemaran air baku.

Selanjutnya, migrasi buaya akibat rusaknya ekosistem rawa dan sungai, tata ruang dan tata wilayah yang rusak akibat bukaan tambang, lubang-lubang tambang yang tidak direklamasi, potensi banjir besar yang meningkat drastis.

"Hentikan seluruh aktivitas ilegal dan bertanggung jawablah sebagai ksatria, jadilah justice collaborator dan bantu membongkar jaringan yang selama ini merusak lingkungan hidup kita," imbaunya.

Satgas memastikan bahwa operasi penertiban akan terus berjalan tanpa jeda, sebagai implementasi Perpres nomor 5 Tahun 2025, demi melindungi kawasan hutan, mencegah kerugian negara dan menjaga keberlanjutan SDA Babel untuk generasi mendatang. (Bangkapos.com/Adi Saputra)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved